Rekor Prancis vs Inggris Jelang Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

Inggris unggul 17-10 dalam 32 pertemuan, tapi tren terbaru milik Prancis. Perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 digelar Minggu (19/7/2026) 04.00 WIB.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 17 Juli 2026, 22:21 WIB
Pemain Timnas Inggris, Kyle Walker menyapu bola dari ancaman pemain Timnas Prancis, Adrien Rabiot dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Al Khor, Qatar, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. (AP/Frank Augstein)

Bola.com, Jakarta - Prancis dan Inggris kembali berhadapan dalam perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB. Duel klasik Eropa ini menjadi penutup perjalanan keduanya di turnamen empat tahunan tersebut.

Kedua tim tiba di partai ini usai gagal di semifinal. Prancis dihentikan Spanyol 0-2, sementara Inggris takluk 1-2 dari Argentina dalam laga yang dramatis.

Advertisement

Meski bukan final, laga ini tetap sarat gengsi. Kemenangan akan memastikan posisi ketiga sekaligus menjadi cara terbaik menutup kampanye di Amerika Utara.

Menjelang kick-off, sorotan tertuju pada rekor pertemuan, jejak keduanya di Piala Dunia, serta motivasi tambahan dari ruang ganti hingga persaingan gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026.


Rekor Pertemuan Prancis vs Inggris

Penyerang Prancis Kylian Mbappe berebut bola dengan penyerang Inggris Harry Kane pada perempat final Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Al Khor, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Prancis lolos ke semifinal Piala Dunia 2022 usai menyingkirkan Inggris. (AP Photo/Pavel Golovkin)

Secara historis, Inggris memegang keunggulan dalam 32 pertemuan total melawan Prancis, baik kompetitif maupun non-kompetitif. The Three Lions membukukan 17 kemenangan, sementara Prancis meraih 10 kemenangan, dan 5 pertandingan berakhir imbang.

Dominasi Inggris mengemuka di periode awal rivalitas ini. Dari 11 laga pertama, Inggris memenangkan 10 di antaranya, membangun selisih yang sulit dikejar pada rentang awal sejarah pertemuan.

Namun, tren terkini menunjukkan keseimbangan berbeda. Dalam 13 pertemuan terakhir, Inggris hanya meraih tiga kemenangan. Bahkan, dari sembilan laga terbaru, Inggris hanya menang sekali.

Rangkaian angka di atas menjadi konteks penting memasuki perebutan tempat ketiga. Inggris membawa rekor sepanjang masa yang lebih baik, tetapi Prancis lebih sering memetik hasil positif dalam beberapa duel terakhir.


Jejak Piala Dunia: Tiga Pertemuan, Laga Keempat Menanti

Pertemuan di Miami nanti akan menjadi yang keempat kalinya bagi Prancis dan Inggris dalam sejarah Piala Dunia. Tiga duel sebelumnya menghasilkan catatan yang beragam bagi kedua kubu.

Perjumpaan pertama terjadi pada babak penyisihan grup Piala Dunia 1966. Di kandang sendiri, Inggris mengalahkan Prancis 2-0 dan melanjutkan laju impresif mereka di edisi tersebut.

Enam belas tahun berselang, babak penyisihan grup Piala Dunia 1982 di Spanyol kembali mempertemukan keduanya. Inggris menang 3-1, menjaga rekor sempurna atas Prancis di panggung dunia saat itu.

Laga paling signifikan dan terbaru hadir pada perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar. Prancis menang 2-1, mengeliminasi The Three Lions dan melanjutkan perjalanan menuju final kedua berturut-turut.


Motivasi Jelang Kick-Off di Hard Rock Stadium

Perebutan peringkat ketiga kerap dimaknai sebagai ujian mental terakhir. Bagi Prancis dan Inggris, ini adalah peluang untuk mengamankan posisi ketiga serta mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan kemenangan.

Bagi Prancis, laga ini juga membawa muatan emosional tersendiri. Partai di Miami berpotensi menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih, sehingga kemenangan akan menjadi penutup ideal bagi eranya.

Di sisi lain, sejumlah bintang masih bersaing ketat di jalur Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe dari Prancis, serta Harry Kane dan Jude Bellingham dari Inggris, tetap punya insentif besar untuk menambah pundi gol.

Dengan jadwal kick-off pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB, laga di Hard Rock Stadium menghadirkan kombinasi sejarah, gengsi, dan motivasi personal yang akan mewarnai perebutan tempat ketiga ajang akbar tersebut.

Berita Terkait