Bola.com, Jakarta - Setelah 102 pertandingan digelar di Piala Dunia 2026, kini hanya tersisa satu laga akbar yakni partai final yang mempertemukan Spanyol kontra Argentina, ditambah perebutan peringkat ketiga antara Prancis versus Inggris.
Laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina akan digelar di New Jersey Stadium, Senin (20-7-2026) dini hari WIB.
Duel nanti menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan Lionel Messi berupaya meraih trofi Piala Dunia keduanya secara berturut-turut.
Atau, justru ementara bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang sukses mewujudkan ambisi memenangkan gelar pertamanya dan menyudahi puasa gelar tim Matador menjuarai Piala Dunia sejak terakhir kali pada 2010.
Namun, ada satu masalah yang berpotensi memengaruhi pertandingan sarat gengsi tersebut.
Saat ini, muncul kekhawatiran adanya dampak kebakaran hutan di Ontario, Kanada, yang telah terasa hingga ke kota-kota di wilayah timur laut Amerika Serikat. Dampak dari kejadian itu juga dapat menyebabkan masalah kualitas udara di New Jersey.
Lantas bagaimana nasib pertandingan final nanti?
Sikap FIFA
Di tengah peringatan kualitas udara di wilayah New York dan New Jersey, para penggemar tentu ingin mengetahui pandangan FIFA mengenai potensi dampak situasi ini terhadap final Piala Dunia 2026.
Udara yang dipenuhi asap serta suhu yang meningkat dapat menyulitkan pernapasan, dan melakukan aktivitas fisik berat dalam kondisi seperti ini mengandung risiko kesehatan.
Hal ini menjadi kekhawatiran besar bagi para pemain serta penggemar Spanyol dan Argentina.
Kendati demikian, pihak penyelenggara turnamen dikabarkan tidak memiliki kekhawatiran berarti terkait kebakaran hutan tersebut.
Sebagaimana dilaporkan ESPN, sejumlah sumber menyatakan bahwa potensi masalah ini tidak mengkhawatirkan FIFA, seiring membaiknya prakiraan cuaca.
Pertandingan Major League Soccer antara Vancouver Whitecaps dan Chicago Fire di Soldier Field, Chicago, sempat ditunda pada Kamis malam waktu setempat, akibat buruknya kualitas udara. Kecil kemungkinannya nasib serupa akan menimpa laga Spanyol kontra Argentina.
"Faktanya, FIFA tampaknya tidak berniat memindahkan lokasi pertandingan final, meskipun ada kekhawatiran tersebut," tulis pemberitaan Give Me Sport.
Peringatan Wali Kota New York
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengeluarkan peringatan atas dampak kebakaran hutan yang terjadi di Kanada.
Zohran Mamdani, yang juga penggemar berat sepak bola, angkat bicara saat para pejabat di negara bagian tersebut mengimbau warga untuk sebisa mungkin tetap berada di dalam ruangan guna mengurangi paparan terhadap kualitas udara yang buruk.
"Suhu panas saat ini mencapai tingkat yang berbahaya dan asap dari kebakaran hutan di Kanada telah memperburuk kualitas udara kita. Hal ini berarti warga New York harus ekstra waspada demi keselamatan," ujarnya.
"Prioritaskan untuk menjaga tubuh tetap sejuk dengan mencari tempat ber-AC di dalam ruangan dan batasi aktivitas di luar ruangan sebisa mungkin. Pastikan tubuh tetap terhidrasi, perhatikan kondisi tetangga Anda, dan ikuti arahan dari Dinas Kesehatan. Kita akan melewati situasi ini seperti biasanya secara bersama-sama," lanjutnya.
Cuaca Bisa Membaik
Kendati FIFA tidak terlalu mengkhawatirkan masalah ini, telah muncul peringatan keras mengenai kondisi cuaca di wilayah tersebut selama akhir pekan final Piala Dunia. National Weather Service di New York mengunggah informasi di media sosial pada Jumat (17-7-2026) waktu setempat.
"Asap masih bertahan, terutama di wilayah selatan, tapi intensitasnya diperkirakan akan berkurang dibandingkan kemarin di wilayah kita. Asap mungkin akan kembali menebal pada malam hari hingga Sabtu pagi," bunyi pernyataan National Weather Service New York.
Mengingat pertandingan final Piala Dunia 2026 baru akan berlangsung pada Minggu malam waktu setempat, setidaknya masih ada sedikit lebih banyak waktu bagi asap untuk menipis atau menghilang.
Sumber: Give Me Sport