Aymeric Laporte Singgung Gaya Bermain Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026

Bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte, melontarkan kritik tajam kepada Argentina menjelang final Piala Dunia 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Juli 2026, 08:45 WIB
Pemain Timnas Argentina merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 7 Juli 2026. (Odd ANDERSEN/AFP)

Bola.com, New York - Bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte, melontarkan kritik tajam kepada Argentina menjelang final Piala Dunia 2026. Menurutnya, juara bertahan itu kerap menggunakan cara-cara yang seharusnya tidak mendapat tempat dalam sepak bola.

Spanyol akan menghadapi Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7/2026). La Roja melaju ke final setelah menyingkirkan Prancis dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Advertisement

Laporte menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Spanyol. Bersama Pau Cubarsi, ia sukses membawa La Roja mencatat enam clean sheet sepanjang turnamen.

Menjelang laga final, Laporte menilai Argentina sering memainkan permainan fisik dan mencoba memancing emosi lawan.

"Saya tidak masalah dengan permainan agresif selama masih sesuai aturan. Namun, dalam beberapa pertandingan kami melihat tindakan yang seharusnya tidak dibiarkan," ujar Laporte.


Bermain Keras

Ilustrasi Timnas Spanyol Vs Argentina di final Piala Dunia 2026. (Bola.com/AI)

Ia menilai Argentina sengaja berusaha meninggalkan "jejak" kepada lawan melalui kontak fisik yang berlebihan.

"Hal seperti itu tidak seharusnya ada di sepak bola, apalagi di turnamen sebesar Piala Dunia. Itu bisa mengganggu konsentrasi dan memancing emosi pemain," lanjutnya.

Laporte berharap wasit mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal agar laga tidak berubah menjadi kacau.

"Jika satu atau dua pemain dibiarkan bertindak seperti itu, pertandingan bisa menjadi tidak terkendali. Kami sendiri berusaha bermain dengan fair, tidak menendang lawan atau melakukan pelanggaran ceroboh," tegas bek berusia 32 tahun tersebut.


Sorotan kepada Wasit Final

Pernyataan Laporte otomatis menambah sorotan terhadap wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, yang ditunjuk memimpin final Piala Dunia 2026.

Vincic telah memimpin tiga pertandingan di turnamen ini, termasuk laga babak 32 besar antara Meksiko melawan Ekuador. Ia juga memiliki pengalaman memimpin pertandingan besar, termasuk final Liga Champions 2024 antara Borussia Dortmund dan Real Madrid.

Dengan tensi tinggi yang diprediksi mewarnai duel Spanyol kontra Argentina, keputusan-keputusan Vincic diyakini akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan jalannya laga perebutan trofi Piala Dunia 2026.    

Berita Terkait