Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan peringatan terkait penunjukan wasit untuk final Piala Dunia 2026 yang akan mempertemukan skuada asuhannya melawan Argentina pada Senin (20-7-2026) dini hari WIB.
FIFA sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, akan memimpin laga puncak tersebut.
Empat tahun lalu, wasit berusia 46 tahun itu memimpin pertandingan ketika Argentina kalah 1-2 dari Arab Saudi di Qatar.
Dalam laga tersebut, sejumlah keputusannya memicu perdebatan karena dinilai lebih menguntungkan tim yang kemudian mencatat kemenangan bersejarah itu.
Meski begitu, De la Fuente tidak menganggap kinerja Vincic pada pertandingan tersebut akan memengaruhi kepemimpinannya di final nanti saat Spanyol menghadapi Argentina. Namun, ia berharap sang pengadil lapangan memahami cara bermain lawannya.
Tudingan Negatif
Sepanjang Piala Dunia 2026, Argentina mendapat tudingan menggunakan berbagai cara untuk memengaruhi keputusan wasit.
Argentina juga disebut diuntungkan dengan jalur menuju final yang dianggap lebih ringan karena membatasi perjalanan mereka dan menghindari kondisi cuaca ekstrem yang harus dihadapi sejumlah tim lain.
"Wasit tidak boleh bersikap pasif dan membiarkan aturan dilanggar," kata De la Fuente kepada Sport, dilansir Metro.
"Batas-batas dalam sepak bola tidak boleh dilampaui. Saya memiliki kepercayaan penuh kepada para wasit, tetapi saya juga yakin kami tahu betul seperti apa pertandingan yang harus kami hadapi," ucapnya.
Fokus pada Permainan Sendiri
Inggris dan Mesir disebut sempat kesulitan mengendalikan emosi ketika menghadapi provokasi. De la Fuente menegaskan Spanyol harus tetap tenang dan berpegang pada prinsip permainan yang membawa mereka hingga ke partai final.
"Mereka akan memainkan sepak bola mereka, tetapi kami harus fokus sepenuhnya pada permainan kami sendiri, memperkuat gaya bermain kami, dan terus meningkatkannya," ujarnya.
"Jika kami meninggalkan filosofi dan model permainan kami, kami akan kesulitan."
"Kami merasa nyaman bermain sesuai identitas kami, menjalankan permainan kami sendiri, dan tidak terpancing provokasi," imbuh De la Fuente.
Selain itu, De la Fuente harus menyiapkan cara untuk meredam Lionel Messi, yang berpeluang menutup karier internasionalnya dengan gelar juara dunia.
Namun, pelatih berusia 65 tahun itu mengakui pernah mengalami kesulitan menghadapi kapten Argentina tersebut.
"Saya bertemu Messi ketika melatih tim junior Sevilla. Saat itu skor masih 0-0 ketika pemain yang menjaganya mendapat kartu. Setelah itu mereka mencetak empat gol ke gawang kami hanya dalam waktu 15 menit," ungkap De la Fuente.
Sumber: Metro