FIFA Batasi Half-Time Show Final Spanyol vs Argentina Tak Sampai 30 Menit

FIFA menegaskan half-time show final Piala Dunia 2026 berdurasi 17 menit, termasuk 6 menit pemasangan-pembongkaran panggung, di MetLife Stadium.

Bola.com, Jakarta - FIFA menegaskan durasi half-time show final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina hanya 17 menit. Partai digelar di MetLife Stadium, East Rutherford, pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Ini menjadi half-time show pertama yang menghiasi final Piala Dunia. Interval pertandingan tetap singkat, meredakan kekhawatiran jeda babak pertama yang terlalu panjang.

Menurut laporan Marca, durasi 17 menit tersebut sudah mencakup enam menit untuk pemasangan dan pembongkaran panggung. Selisih dari batas maksimal 15 menit IFAB dinilai tidak akan banyak mengubah ritme laga.

Keputusan ini memberi kepastian teknis bagi kedua finalis yang tengah menyiapkan detail jelang laga puncak.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Durasi Half-Time Show dan Rinciannya

FIFA menjaga jeda babak pertama final Piala Dunia 2026 tetap ringkas di angka 17 menit. Kepastian ini menutup spekulasi sebelumnya yang menyebut jeda bisa memanjang hingga sekitar 30 menit karena kehadiran pertunjukan musik.

Marca mengabarkan bahwa total 17 menit tersebut sudah memasukkan alokasi enam menit untuk aktivitas pemasangan dan pembongkaran panggung. Dengan demikian, interval keseluruhan tetap berada di koridor waktu pertandingan tanpa perlu memperpanjang jeda secara signifikan.

Standar IFAB menetapkan batas maksimal 15 menit untuk istirahat babak pertama. Selisih dua menit pada final ini dinilai tidak akan memberikan perubahan besar terhadap ritme permainan dan manajemen kebugaran di level elite.

Half-time show menghadirkan jajaran penampil utama: Shakira, Madonna, Justin Bieber, serta grup K-pop BTS. Seluruh konsep acara dipersiapkan oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, memastikan produksi berjalan terukur dengan alur pertandingan.

Selain itu, upacara penutupan sebelum kick-off juga akan dimeriahkan figur ternama. Tom Cruise, Robbie Williams, dan kreator konten IShowSpeed masuk dalam daftar pengisi acara jelang laga dimulai.

Dampak Jeda Panjang dan Pengalaman Terdahulu

Pengalaman jeda panjang sebelumnya pernah dirasakan Argentina pada final Copa America 2024. Saat itu, half-time show membuat interval mencapai sekitar 25 menit, di atas kebiasaan pertandingan kompetitif.

Pelatih Kolombia ketika itu, Nestor Lorenzo, menyuarakan kekhawatiran terhadap jeda yang terlalu lama. Ia menegaskan, "Saya pikir jeda babak pertama untuk final seharusnya 15 menit karena memang itulah aturannya."

Lorenzo menambahkan, "Namun, karena akan ada konser, kami baru kembali ke lapangan sekitar 20 hingga 25 menit kemudian. Hal itu dapat memengaruhi kebugaran pemain; mereka bisa terlalu lama kehilangan suhu tubuh. Menit-menit pemulihan di ruang ganti itu... banyak orang tidak memahami apa yang dibutuhkan untuk mencapai level tersebut." Ucapan tersebut disampaikan seperti dikutip talkSPORT.

Konteks itu menggambarkan alasan penting di balik penetapan durasi yang terukur untuk final Piala Dunia 2026. Dengan jeda 17 menit, pengaturan waktu tetap dekat dengan praktik pertandingan yang lazim.

Final Spanyol vs Argentina di MetLife Stadium

Argentina memasuki final Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni berpeluang menjadi negara pertama yang mempertahankan gelar sejak Brasil melakukannya pada edisi 1962.

Di sisi lain, Spanyol membidik gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah. Juara Eropa itu bertekad menghentikan langkah Lionel Messi dan rekan-rekannya dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.

Pertemuan di MetLife Stadium, East Rutherford, pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB, menjadi panggung pembuktian dua raksasa sepak bola. Dengan half-time show pertama di final Piala Dunia yang berdurasi 17 menit, rangkaian acara tetap memberi ruang bagi intensitas pertandingan utama.

Sumber: talkSPORT

Video Populer

Foto Populer