Mengapa Enzo Fernandez Dikartu Merah pada Final Piala Dunia 2026?

Enzo Fernandez diusir di final Piala Dunia 2026. Dua kartu kuning jelang extra time membuat Argentina tinggal 10 pemain sebelum Spanyol menang 1-0.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 20 Juli 2026, 08:36 WIB
Pemain Argentina, Enzo Fernandez, meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dalam final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Senin (20/7/2026). (AP Photo/Abbie Parr)

Bola.com, Jakarta - Enzo Fernandez menjadi pusat perhatian pada final Piala Dunia 2026 setelah diusir wasit saat Argentina menghadapi Spanyol di New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Sang gelandang meninggalkan lapangan sebelum babak tambahan waktu dimulai.

Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia usai kalah 0-1 dari Spanyol. Ferran Torres mencetak gol tunggal kemenangan La Furia Roja pada babak tambahan waktu.

Advertisement

Kartu merah untuk Fernandez membuat Albiceleste bermain dengan 10 pemain pada fase krusial. Spanyol memaksimalkan situasi tersebut untuk mengamankan trofi kedua di ajang akbar antarnegara tersebut.

Padahal, Fernandez sebelumnya tampil sebagai pahlawan di semifinal ketika mencetak gol penyeimbang melawan Inggris. Di partai puncak, momen hukuman itu justru menjadi salah satu titik balik yang merugikan Argentina.


Kronologi Kartu Merah Enzo Fernandez

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, memberikan kartu merah kepada gelandang Argentina #24 Enzo Fernandez pada pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Wasit Slavko Vincic mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Enzo Fernandez pada menit ke-82. Ia diperingatkan karena memprotes keputusan setelah tidak mendapatkan pelanggaran saat berduel dengan Rodri.

Setelah kartu kuning tersebut, gelandang Chelsea itu tetap melanjutkan protes dengan tepuk tangan bernada sindiran kepada wasit. Situasi memanas menjelang berakhirnya waktu normal.

Pada menit ketiga masa injury time, Fernandez terlambat menghalau bola dan melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi. Kontak mengenai tulang kering bek muda Spanyol itu membuat Vincic langsung memberi kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Meski sempat meminta tinjauan VAR, keputusan wasit tidak berubah dan Fernandez harus meninggalkan lapangan. Sebelum masuk lorong stadion, ia mengangkat tangan meminta maaf kepada para pendukung Argentina, lalu melampiaskan frustrasinya dengan menendang mikrofon di pinggir lapangan.


Dampak Kartu Merah bagi Argentina

Penyerang Timnas Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, menunjuk ke arah bek Spanyol bernomor punggung 24, Marc Cucurella, saat wasit Slovenia, Slavko Vincic, dan gelandang Argentina bernomor punggung 24, Enzo Fernandez, berdebat selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 20 Juli 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Keluarnya Enzo Fernandez meninggalkan Argentina dengan 10 pemain tepat di ambang babak tambahan waktu. Momentum berubah, beban fisik dan mental bertambah di momen penentu.

Spanyol terus menekan sepanjang extra time. Tekanan itu berbuah gol ketika Ferran Torres membobol gawang lawan untuk memastikan keunggulan 1-0.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Spanyol mampu menjaga kontrol permainan hingga akhir. Gol Torres memastikan mereka menjadi juara Piala Dunia 2026.


Catatan Sejarah Kartu Merah di Final

Kapten Argentina Lionel Messi tertunduk usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. (AFP/Carl Recine)

Kartu merah ini menempatkan Enzo Fernandez sebagai pemain keenam yang diusir keluar lapangan dalam sejarah final Piala Dunia putra.

Ia juga menjadi pemain Argentina ketiga yang menerima kartu merah di partai final, mengikuti jejak Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti pada edisi 1990.

Di sisi lain, perjalanan Lionel Messi di ajang Piala Dunia diyakini berakhir dengan kekalahan ini, pada usia 39 tahun.

Berita Terkait