Nyinyiran Dani Olmo untuk Timnas Argentina

Dani Olmo mengecam sikap Argentina seusai final Piala Dunia 2026, menilai insiden dan gestur di seremoni tak mencerminkan teladan.

Bola.com, Jakarta - Spanyol menutup final Piala Dunia 2026 dengan kemenangan atas Argentina, namun tensi laga tidak berhenti di peluit akhir. Gelandang La Roja, Dani Olmo, mengkritik keras sikap lawan yang dinilainya tidak mencerminkan teladan.

Olmo menilai perilaku sejumlah pemain Argentina menjadi pesan yang keliru untuk generasi berikutnya. Ketegangan selama 120 menit pertandingan bahkan berlanjut hingga prosesi penyerahan trofi.

Seusai laga, muncul rangkaian insiden di lapangan serta gestur kontroversial di momen seremoni. Olmo angkat bicara dan menegaskan pentingnya nilai serta contoh yang ditunjukkan para pemain di panggung terbesar sepak bola.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Insiden Panas Usai Final Piala Dunia 2026

Partai puncak yang berlangsung selama 120 menit itu diwarnai atmosfer kompetitif sejak awal. Namun, situasi tidak mereda setelah laga berakhir, ketika sejumlah tindakan tidak sportif terekam kamera.

Momen pertama memperlihatkan Nahuel Molina melepaskan pukulan kepada Rodri. Cuplikan tersebut menyebar cepat dan memicu sorotan terhadap perilaku para pemain di penghujung turnamen.

Tidak lama berselang, Leandro Paredes terekam mencekik dan mendorong Eric Garcia hingga jatuh. Ia kemudian juga mendorong Gavi sampai sang gelandang terjatuh.

Dani Olmo Soroti Teladan dan Nilai

Di area mixed zone, Olmo mengaku kecewa melihat rangkaian aksi yang dilakukan Timnas Argentina pada laga tersebut. Ia menilai perilaku kasar itu bukan sesuatu yang layak dicontoh para generasi muda.

"Kami adalah contoh bagi banyak generasi, bagi banyak anak laki-laki dan perempuan. Saya pikir mereka juga harus menjadi contoh bagi semua orang dan menunjukkan hal yang lebih baik. Untuk saat ini, kami hanya akan menikmati momen ini," ujar Olmo yang dikutip Goal Internasional.

Ia juga menilai Argentina seharusnya bisa menunjukkan jiwa kesatria usai kalah, alih-alih meluapkan amarah dan kekecewaan dengan cara yang tidak terhormat.

Sikap di Seremoni dan Guard of Honour

Selain insiden kekerasan, sorotan lain tertuju pada gestur sebagian pemain Argentina yang terlihat membelakangi panggung ketika para pemain Spanyol bersiap menerima trofi dari pejabat resmi. Sikap tersebut menuai perhatian luas.

Sebelumnya, para pemain Spanyol telah memberikan guard of honour kepada Argentina sebagai bentuk penghormatan setelah La Albiceleste mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Menanggapi hal itu, Olmo memilih tidak ambil pusing dan kembali menekankan nilai yang ingin disampaikan oleh sebuah tim. "Itu (Argentina tidak membuat Guard of Honor) tidak penting bagi kami. Yang penting adalah nilai-nilai yang ingin Anda sampaikan," imbuh gelandang Barcelona tersebut.

Sumber: Goal International

Trilogi Sepak Bola Wanita
Trilogi Sepak Bola Wanita
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer