Bola.com, Jakarta - Presiden Argentina, Javier Milei, mengumumkan akan menetapkan hari libur nasional untuk menyambut kepulangan Timnas Argentina, meski gagal menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Spanyol di partai final.
Milei menyatakan tanggal perayaan tersebut akan ditentukan berdasarkan keputusan para pemain dan staf pelatih.
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final yang digelar di New Jersey, Senin dini hari WIB tadi.
Gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu memecah kebuntuan setelah kedua tim bermain tanpa gol sepanjang waktu normal.
Sepanjang 90 menit, pasukan Lionel Scaloni tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah akibat melanggar Pau Cubarsi, Argentina menuntaskan pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 32 persen.
Pernyataan Presiden
Sebelum final, Milei telah menyatakan tidak akan hadir langsung di stadion karena mengaku percaya terhadap takhayul.
Seusai laga, ia justru mengumumkan rencana perayaan tersebut melalui media sosial.
"Menanggapi perhatian publik mengenai perayaan atas pencapaian Timnas Argentina, saya ingin menyampaikan bahwa setelah para pemain dan staf pelatih memutuskan tanggal perayaan, hari itu akan ditetapkan sebagai hari libur nasional," tulis Milei di aku media sosialnya, seperti X.
FESTEJO MUNDIALDada la inquietud sobre los festejos por el logro alcanzado por la Selección Argentina, comunico a la población que, en función de lo que decidan los Jugadores y el Cuerpo Técnico respecto al día para celebrar, el mismo será declararado feriado nacional.
— Javier Milei (@JMilei) July 20, 2026
Perjalanan Argentina
Argentina melaju ke final setelah menjadi juara grup, lalu menyingkirkan Tanjung Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris pada fase gugur.
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, menempati posisi kedua dalam perburuan Sepatu Emas dengan koleksi delapan gol, yang bisa menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia pada usia 39 tahun.
Messi sempat memecahkan rekor jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Namun, catatan tersebut kemudian dilampaui kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, yang mencetak dua gol dalam laga perebutan tempat ketiga, Minggu dini hari WIB kemarin.
Sumber: The Athletic