Lionel Scaloni Akui Spanyol Lebih Baik setelah Final Piala Dunia 2026

Scaloni mengakui Spanyol lebih unggul usai Argentina takluk 0-1 di final Piala Dunia 2026. Ferran Torres cetak gol menit 106, La Roja juara.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 20 Juli 2026, 15:02 WIB
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni,saat pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 melawan Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin (22/6/2026). (AP Photo/Julio Cortez)

Bola.com, Jakarta - Lionel Scaloni menerima kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 dengan mengakui keunggulan Spanyol. Pelatih Albiceleste itu menilai lawan lebih dominan dalam duel penentuan yang berakhir 0-1.

Partai puncak di Stadion MetLife, New York-New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB, diputuskan lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan. Hasil ini mengantar La Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya setelah 2010 di Afrika Selatan.

Advertisement

Argentina menutup waktu normal dengan sepuluh pemain setelah Enzo Fernandez diusir akibat dua kartu kuning. Di sisi lain, data pertandingan menunjukkan Spanyol memegang kendali permainan sepanjang laga.


Respons Lionel Scaloni Usai Kekalahan

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dalam pertandingan melawan Aljazair di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). (AP Photo/Charlie Riedel)

Usai laga, Scaloni mengakui keunggulan lawan. "Mereka (Spanyol) lebih baik, itu adalah kenyataannya," ujar Scaloni, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (20/7/2026).

Ia tidak menutup rasa kecewa karena gagal mempertahankan gelar, tetapi menegaskan para pemain sudah memberikan segalanya di lapangan. Argentina, menurutnya, bertarung hingga menit terakhir.

Scaloni juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada skuad yang kembali mencapai final Piala Dunia. Ia menekankan pentingnya menerima kekalahan dengan sikap yang sama baiknya saat meraih kemenangan.


Detail Laga Final Piala Dunia 2026

Final mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia di Stadion MetLife, New York-New Jersey. Pertandingan berjalan ketat sejak awal dan membutuhkan waktu tambahan untuk menentukan pemenang.

Ferran Torres menjadi pembeda pada menit ke-106. Sepakan penyerang Spanyol itu memastikan skor 1-0 dan mengunci titel bagi La Roja di babak perpanjangan waktu.

Kemenangan ini menandai gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol, setelah sebelumnya berhasil meraih trofi serupa pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Argentina sebagai juara bertahan harus puas di posisi kedua.


Argentina Bermain Dengan 10 Pemain dan Angka-Angka

Argentina kehilangan Enzo Fernandez di penghujung babak kedua. Gelandang tersebut menerima kartu merah akibat akumulasi dua kartu kuning, membuat Albiceleste bermain dengan sepuluh pemain hingga laga tuntas.

Meski defisit jumlah, Argentina mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan Spanyol tampil solid dan mampu meredam setiap upaya yang dibangun rivalnya.

Dari sisi data, Argentina hanya mencatatkan 35 persen penguasaan bola. Dari dua percobaan serangan yang mereka lakukan, tidak ada satu pun yang berhasil mengarah ke gawang Spanyol. Catatan disiplin Argentina memuat 24 pelanggaran dan tujuh kartu kuning, sementara Leandro Paredes juga mendapatkan kartu merah setelah laga usai.

Berita Terkait