Pep Guardiola Tak Persoalkan Gaji, Proyek Timnas Italia Jadi Fokus

Bukan soal gaji, Pep Guardiola lebih mempertimbangkan proyek Timnas Italia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 Juli 2026, 07:30 WIB
Guardiola memainkan laga terakhirnya dengan The Cityzens dengan menjamu Aston Villa di Liga Inggris 2025/2026 pada Minggu (25/05/2026) waktu setempat. (AP Photo/Alastair Grant)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola dikabarkan lebih memprioritaskan proyek jangka panjang dibanding persoalan gaji dalam pembicaraan dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait peluang menjadi pelatih Timnas Italia.

Menurut Sky Sport Italia, gaji bukan menjadi kendala setelah pertemuan tatap muka antara Guardiola dengan direktur teknik baru timnas Italia, Paolo Maldini, serta penasihat khususnya, Leonardo.

Advertisement

Dalam pertemuan tersebut, FIGC memaparkan rencana kerja berdurasi empat tahun.

Maldini dan Leonardo diketahui terbang ke Spanyol untuk menggelar serangkaian pertemuan selama akhir pekan bersama Guardiola.

Dalam kesempatan itu, mantan pelatih Manchester City tersebut ditawari jabatan sebagai pelatih Timnas Italia dengan harapan mampu mengakhiri kegagalan Gli Azzurri lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.


Guardiola Utamakan Proyek

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berpose dengan trofi di lapangan setelah pertandingan final Piala FA Inggris antara Chelsea melawan Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 16 Mei 2026. City memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Gelar FA Cup ketiga pada era kepelatihan Guardiola tersebut mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun City di partai final. (Adrian Dennis / AFP)

Pada awalnya, banyak pihak menilai besarnya gaji Guardiola akan menjadi penghalang bagi Italia untuk merekrutnya.

Namun, Sky Sport Italia melaporkan bahwa persoalan finansial bukan menjadi perhatian utama Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu disebut lebih tertarik pada proyek menyeluruh untuk membangun kembali sepak bola Italia.

Laporan tersebut juga menyebut Guardiola belum menutup pintu untuk menerima tawaran itu. Keputusan diperkirakan akan diambil dalam waktu 24 hingga 48 jam ke depan.

FIGC disebut menawarkan proyek berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Program tersebut mencakup ajang UEFA Nations League dan Piala Eropa, dengan fokus pada pengembangan pemain melalui jenjang tim muda.


Hubungan dengan Italia

Manajer Spanyol Manchester City, Pep Guardiola, bereaksi selama pertandingan Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Club Brugge di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, Kamis dini hari WIB (30-1-2025). (Paul ELLIS/AFP)

Guardiola memiliki kedekatan dengan sepak bola Italia sejak masih berkarier sebagai pemain bersama Brescia dan AS Roma. Saat membela Brescia, ia juga menjalin hubungan yang erat dengan pelatih Carlo Mazzone.

Hubungan baik Guardiola juga terjalin dengan Paolo Maldini. Pada 2009, setelah membawa Barcelona menjuarai Liga Champions, Guardiola mendedikasikan trofi tersebut kepada legenda AC Milan yang saat itu memutuskan pensiun.

"Paolo telah mendapat kekaguman dari seluruh dunia selama 25 tahun. Jadi, jika dia berubah pikiran dan ingin bermain satu tahun lagi, dia bisa bergabung dengan kami," ujar Guardiola dalam wawancara setelah pertandingan, dikutip Football Italia.

"Memenangi trofi ini di Italia sangat istimewa bagi saya. Saya mendedikasikan trofi ini untuk Maldini," tambahnya.

Guardiola juga fasih berbahasa Italia dan rutin kembali ke negara tersebut untuk berlibur. Dalam kunjungan-kunjungannya, ia dikenal kerap makan bersama mantan rekan setim maupun sesama pelatih.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait