Kode Lionel Scaloni: Segera Berpisah dengan Timnas Argentina?

Lionel Scaloni memberi sinyal mundur dari Timnas Argentina usai kontrak berakhir Desember, merasa bertanggung jawab atas hasil Piala Dunia 2026.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 21 Juli 2026, 11:58 WIB
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni memimpin latihan Timnas Argentina menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL melawan Chile di Ezeiza, Buenos Aires, Selasa (03/09/2024). (AFP/Juan Mabromata)

Bola.com, Jakarta - Lionel Scaloni memberi sinyal kuat bakal meninggalkan Timnas Argentina setelah kontraknya berakhir pada Desember. Pelatih yang membawa La Albiceleste juara dunia itu mengindikasikan tidak akan memperpanjang masa kerjanya.

Ia menegaskan tetap menuntaskan kewajibannya hingga akhir tahun sebelum menentukan langkah. Scaloni menyebut akan mengambil waktu untuk memikirkan keputusan berikutnya.

Advertisement

Scaloni mulai menangani Argentina pada 2018 sebagai caretaker usai Jorge Sampaoli mengundurkan diri setelah kegagalan di Piala Dunia 2018. Ia kemudian diangkat permanen dan mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Upaya meraih gelar back to back disebut gagal setelah Argentina dikalahkan Spanyol 1-0 di final. Konteks itu ikut membentuk arah keputusan sang pelatih.


Kontrak Hingga Desember, Sinyal Pengunduran Diri

Penyerang Timnas Argentina, Julian Alvarez (kiri), merayakan gol keduanya bersama pelatih Lionel Scaloni pada laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Swiss di Kansas City Stadium, Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. (Lars Baron/Getty Images/AFP)

Scaloni menegaskan komitmennya menyelesaikan kontrak bersama Tim Tango hingga Desember. Setelahnya, ia membuka peluang besar untuk mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional.

"Saya pantas mengambil waktu untuk memutuskan apa yang akan saya lakukan. Saya akan memenuhi kontrak hingga Desember, lalu memikirkan apa yang harus dilakukan." Ucapan itu menjadi indikasi awal bahwa masa depannya tidak lagi terikat jangka panjang dengan La Albiceleste.

Ia bahkan memperjelas kemungkinan keputusannya. "Saya akan terus menjadi pelatih Argentina hingga Desember... kemudian kemungkinan besar saya akan berhenti."


Rasa Tanggung Jawab Atas Hasil Piala Dunia 2026

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dalam pertandingan melawan Aljazair di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). (AP Photo/Charlie Riedel)

Dalam menyikapi masa depan, Scaloni menyebut faktor evaluasi performa terkini turut berpengaruh. Ia merasa bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Argentina menjadi juara di Piala Dunia 2026 kemarin.

Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa ia ingin mengambil jeda setelah kontraknya tuntas. Waktu jeda itu akan dipakai untuk menimbang opsi karier berikutnya.

Keputusan final belum disampaikan saat ini, namun arah pernyataan Scaloni menggambarkan kecenderungan kuat menuju pengunduran diri setelah Desember.


Generasi Emas dan Ikatan Tim yang Sulit Diulang

Pelatih Argentina Lionel Messi mencium Lionel Messi pada Piala Dunia 2022. Scaloni membawa Messi dan Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Prancis 4-2 (3-3) lewat adu penalti di  Stadion Lusail Iconic, Minggu, 18 Desember 2022. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Selain evaluasi hasil, Scaloni menilai aspek dinamika skuad juga memengaruhi pikirannya. Ia menyebut kelompok pemain dengan kualitas dan ikatan sekuat saat ini sangat jarang terbentuk.

"Sangat kecil kemungkinan kelompok luar biasa seperti ini akan kembali terbentuk. Dan hal itu sangat menyakitkan bagi saya." Ia mengakui membangun kembali tim dengan kekuatan serupa akan menjadi tugas yang amat berat.

Scaloni menilai mundur adalah opsi yang tak merusak citra tim usai fase yang disebutnya istimewa. Ia memberi sinyal memilih mengakhiri siklus dibanding memaksa lanjutan yang berisiko tak sepadan.

Sumber: Fabrizio Romano

Berita Terkait