Michael Carrick Sosok Tepat untuk Pulihkan Mental Kobbie Mainoo di MU

Michael Carrick menjadi sosok yang paling memahami kondisi psikologis Kobbie Mainoo saat ini.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 21 Juli 2026, 18:15 WIB
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, meninggalkan lapangan bersama Kobbie Mainoo dari Manchester United di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Manchester, Inggris, Minggu, 3 Mei 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Kobbie Mainoo pulang dari Piala Dunia 2026 tanpa sekali pun tampil membela Timnas Inggris. Pengalaman tersebut ternyata pernah dialami pelatih kepala Manchester United (MU), Michael Carrick, saat mengikuti Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Carrick masuk dalam skuad 23 pemain pilihan Fabio Capello, tetapi tidak mendapat kesempatan bermain selama turnamen. Inggris menjalani Piala Dunia yang mengecewakan sebelum tersingkir di babak 16 besar usai kalah telak 1-4 dari Jerman.

Advertisement

Situasi serupa kini dialami Mainoo. Gelandang berusia 21 tahun itu tidak dimainkan dalam delapan pertandingan Inggris sepanjang turnamen.

Cedera ringan pada punggung juga membuatnya absen dalam laga terakhir, sehingga Piala Dunia 2026 berakhir tanpa satu menit pun bermain.


Carrick Pernah Mengaku Depresi Setelah Piala Dunia 2010

Gelandang Timnas Inggris, Michael Carrick, bicara dengan Joe Cole di bangku cadangan saat laga Grup C Piala Dunia 2010 melawan Slovenia di Nelson Mandela Bay stadium, Port Elizabeth. (PAUL ELLIS / AFP)

Pengalaman pahit tersebut meninggalkan luka mendalam bagi Carrick. Dalam sebuah wawancara pada 2018, mantan gelandang Manchester United itu mengaku kesulitan secara mental setelah pulang dari Afrika Selatan.

Carrick mengatakan dirinya sudah lama menjadi bagian dari skuad Inggris, tetapi mulai merasa berat setiap kali mendapat panggilan tim nasional.

Ia bahkan mengaku sempat mengalami depresi dan akhirnya meminta Federasi Sepak Bola Inggris (FA) agar tidak lagi memanggilnya ke tim nasional.

Menurut Carrick, banyak orang menganggap ia seharusnya bersyukur karena tetap masuk skuad Piala Dunia. Namun, berada jauh dari rumah selama berminggu-minggu tanpa kesempatan bermain justru menjadi pengalaman yang sangat menyiksa baginya.


Carrick Pernah Menghidupkan Kembali Karier Mainoo

Kobbie Mainoo #16 dari Timnas Inggris tiba sebelum pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama dan Inggris di Stadion New York New Jersey pada 28 Juni 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Mattia Ozbot/Getty Images melalui AFP)

Kesamaan pengalaman tersebut diyakini membuat Carrick menjadi sosok yang paling memahami kondisi psikologis Mainoo saat ini.

Pelatih berusia 44 tahun itu sebelumnya berhasil mengembalikan performa Mainoo ketika mengambil alih kursi pelatih MU pada paruh kedua musim lalu. Mainoo kembali menjadi bagian penting tim setelah sempat tersisih di bawah Ruben Amorim.

Carrick telah mengenal Mainoo sejak sang pemain masih berusia sekitar 13 hingga 14 tahun. Ia mengikuti perkembangan lulusan akademi Manchester United tersebut sejak masih menempuh lisensi kepelatihan.

"Saya sangat menikmati bekerja dengan Kobbie. Dia memang tidak banyak menunjukkan ekspresi, tetapi Anda bisa melihat bagaimana dia bermain dan mengekspresikan diri di lapangan. Sangat menyenangkan melihatnya menikmati permainan," ujar Carrick pada Januari lalu.

 
 

Tantangan MU Mengembalikan Senyum Mainoo

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo (depan kiri), mengontrol bola selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Selama Piala Dunia, sejumlah pengamat melihat perubahan sikap Mainoo. Ia beberapa kali meninggalkan stadion lebih cepat dan tampak murung.

Meski demikian, banyak yang menilai hal itu juga dipengaruhi kepribadiannya yang memang pendiam dan tidak banyak bicara.

Kini Mainoo diperkirakan segera kembali bergabung dengan Manchester United setelah tur pramusim, termasuk laga uji coba melawan Paris Saint-Germain di Gothenburg dan pemusatan latihan di Carton House, Irlandia.

Kembalinya ke lingkungan klub diyakini dapat membantu Mainoo menemukan kembali rasa percaya diri dan kegembiraan bermain sepak bola.

Dengan pengalaman serupa yang pernah dialami, Carrick dinilai menjadi sosok ideal untuk membantu sang gelandang bangkit dan kembali menunjukkan potensi terbaiknya di Old Trafford pada musim mendatang.

Sumber: Manchester Evening News

Berita Terkait