Leandro Paredes Buka Suara setelah Keributan di Final Piala Dunia 2026: Argentina Terhebat dalam Sejarah

Gelandang Timnas Argentina, Leandro Paredes, akhirnya buka suara setelah menjadi sorotan dalam final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 21 Juli 2026, 20:00 WIB
Kericuhan usai final Piala Dunia 2026 di mana Leandro Paredes jadi biang keladinya. (AFP)

Bola.com, Buenos Aires - Gelandang Timnas Argentina, Leandro Paredes, akhirnya buka suara setelah menjadi sorotan dalam final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Paredes lebih banyak dibicarakan karena tindakannya di lapangan ketimbang performanya. Pemain Boca Juniors itu masuk pada babak kedua setelah secara mengejutkan tidak menjadi pilihan utama Lionel Scaloni.

Advertisement

Baru enam menit berada di lapangan, Paredes langsung menerima kartu kuning. Dalam beberapa momen berikutnya, ia bahkan dinilai beruntung tidak mendapat kartu kuning kedua.

Situasi semakin memanas setelah pertandingan berakhir. Paredes terlibat konfrontasi dengan dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi, dalam keributan yang berujung kontak fisik.


Pesan Emosional

Pemain Argentina Lionel Messi (dari kanan), Rodrigo De Paul, Nicolas Otamendi, dan Leandro Paredes meninggalkan panggung seusai menerima medali juara kedua dalam laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Argentina kandas dari Spanyol dengan skor 0-1 dan gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Setelah kembali ke Argentina, Paredes menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya.

“Hari ini saya menulis dengan rasa sakit yang begitu besar di hati karena kami tidak mampu memberikan kebahagiaan yang pantas diterima negara kami,” tulis Paredes.

Meski kecewa, pemain berusia 32 tahun itu tetap merasa bangga dengan perjuangan La Albiceleste sepanjang turnamen.

“Hati saya dipenuhi kebanggaan karena kami telah memberikan segalanya dan sekali lagi membawa bendera kami setinggi mungkin,” lanjutnya.


Ucapan Terima Kasih

Kericuhan usai final Piala Dunia 2026 dimana Leandro Paredes jadi biang keladinya (AFP)

Paredes juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain dan staf yang telah berjuang bersama Argentina hingga partai final.

“Terima kasih kepada setiap orang yang menjadi bagian dari tim nasional ini, kepada kelompok pemain yang memberikan segalanya untuk mewakili seragam ini hingga detik terakhir di setiap pertandingan,” katanya.

Ia kemudian menutup pesannya dengan pernyataan tegas. Menurut Paredes, skuad Argentina saat ini merupakan tim nasional terbaik yang pernah dimiliki negaranya.

“Tim nasional Argentina terhebat dalam sejarah,” tegas Paredes.


Insiden Final

Pemain Spanyol Gavi (kiri) terjatuh saat terlibat keributan dengan pemain Argentina Leandro Paredes (5) dan Thiago Almada usai laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Sehari setelah final Piala Dunia 2026, FIFA resmi membuka penyelidikan atas kericuhan pascalaga berdasarkan laporan pertandingan. Komite Disiplin telah menunjuk Jaksa Disiplin dan Etik untuk mengusut dugaan pelanggaran sebelum menentukan kemungkinan sanksi.

Insiden bermula saat selebrasi pemain dan staf Spanyol memicu ketegangan dengan Argentina. Nahuel Molina terlibat cekcok dengan Rodri, sementara Leandro Paredes terlihat mendorong Eric Garcia dan melakukan kontak fisik sebelum akhirnya situasi diredam oleh ofisial serta staf kedua tim.

 

Sumber: AS

Berita Terkait