Man City Lelang Barang Barang Peninggalan Pep Guardiola, dari Peluit hingga Catatan Taktik

Jejak Pep Guardiola di Manchester City kini bisa dimiliki suporter.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Juli 2026, 07:15 WIB
Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.com, Jakarta - Manchester City melelang sejumlah barang milik mantan manajer mereka, Pep Guardiola, melalui situs memorabilia olahraga MatchWornShirt.

Para suporter kini berkesempatan memiliki koleksi yang menjadi bagian dari era tersukses klub dalam satu dekade terakhir.

Advertisement

Lelang tersebut menghadirkan berbagai barang yang pernah digunakan Guardiola selama menangani The Citizens, dari peluit latihan, kursi kantor, catatan taktik, hingga sejumlah koleksi pribadi.

Seluruh item akan tersedia hingga Minggu (26/7/2026).

Sejumlah barang langsung menarik perhatian kolektor dengan nilai tawaran yang terus meningkat. Peluit latihan Guardiola sudah ditawar hingga 230 paun atau sekitar Rp5,5 juta, sedangkan kursi kantornya telah menembus angka 500 paun atau sekitar Rp11,9 juta.


Item Nilai Tertinggi

Erling Haaland dalam pertandingan Manchester City versus Fulham di Craven Gottage. Ia menjadi pemain tercepat dalam sejarah Premier League yang mencapai 100 gol, mencapainya hanya dalam 111 pertandingan. (AFP/Ben Stansal)

Item dengan nilai tertinggi sejauh ini adalah bola edisi khusus yang dibuat untuk memperingati Erling Haaland sebagai pemain tercepat yang mencapai 100 gol di Premier League.

Bola bertanda tangan striker asal Norwegia itu telah menerima tawaran sebesar 2.970 paun atau sekitar Rp71.2 juta.

Selain peluit dan kursi kantor, Manchester City juga melelang satu set cangkir kopi, koleksi dupa milik Guardiola, papan catatan lapangan berisi tulisan tangan sang pelatih, hingga papan area latihan yang dibubuhi inisial namanya.

Menurut MatchWornShirt, bola edisi khusus Haaland tersebut hanya diproduksi sebanyak tiga buah. Satu disimpan di arsip Manchester City, satu menjadi koleksi pribadi Haaland, sementara satu lagi dilelang kepada publik.


Pengaruh di Klub

Selebrasi pelatih Manchester City, Pep Guardiola bersama sang pemilik klub, Khaldoon al-Mubarak dalam perayaan gelar Liga Inggris 2022/2023 setelah laga pekan terakhir menghadapi Chelsea di Etihad Stadium, Manchester(21/5/2023). (AFP/Oli Scarff)

Pep Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026, meski masih memiliki sisa kontrak selama satu tahun.

Selama 10 musim menangani The Citizens, pelatih asal Spanyol itu mempersembahkan enam gelar Premier League, tiga Piala FA, lima Carabao Cup, serta satu trofi Liga Champions.

Sebelum mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium, Guardiola berharap pengaruhnya tetap terasa di klub.

"Saya ingin merasa bahwa aura atau energi saya akan tetap ada selamanya. Jadi, saya senang membayangkan bahwa pada saat-saat sulit, ketika seseorang mengingat Pep, saya bisa mengirimkan energi positif untuk tim dan klub," ujar Guardiola.

Manchester City akan mengawali musim 2026/2027 dengan menghadapi Arsenal pada ajang Community Shield pada 16 Agustus. Setelah itu, tim asuhan Enzo Maresca akan memulai kiprahnya di Premier League dengan menghadapi Bournemouth pada 23 Agustus.

 

Sumber: The Athletic

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Berita Terkait