Usai Final Piala Dunia 2026, Emiliano Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina

Emiliano Martinez mempertimbangkan masa depannya di Timnas Argentina usai kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Ia menumpahkan isi hati lewat Instagram.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 22 Juli 2026, 05:22 WIB
Kiper Argentina, Emiliano Martinez saat laga FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (19/06/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Emiliano Martinez mengisyaratkan sedang menimbang masa depannya bersama Timnas Argentina setelah kekalahan dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 yang digelar di New Jersey. Kiper Aston Villa berusia 33 tahun itu mengaku perlu merenungkan langkah berikutnya usai gagal mempertahankan gelar.

Isyarat tersebut disampaikan Martinez melalui unggahan di Instagram, tidak lama setelah laga penentuan berakhir. Ia menuliskan pesan emosional yang mencerminkan kekecewaannya sekaligus kebimbangan terkait kelanjutan karier internasionalnya.

Advertisement

Argentina datang ke partai puncak sebagai juara bertahan, namun harapan untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia harus pupus. Martinez, bagian dari skuad juara dunia 2022, terlihat terpukul saat peluit panjang dibunyikan.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Martinez tampil penuh dalam delapan pertandingan yang dijalani La Albiceleste. Ia membukukan dua clean sheet dan kebobolan delapan gol selama turnamen.


Isyarat Masa Depan di Timnas Argentina

Kiper Argentina, Emiliano Martínez dalam pertandingan melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026 di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Senin (20/7/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

Dalam unggahan di Instagram, Martinez menegaskan betapa besarnya keinginannya untuk kembali menghadirkan trofi dunia ke Buenos Aires. Namun, kegagalan di final membuatnya harus berpikir ulang soal langkah berikutnya di level internasional.

“Saya bermimpi bisa memenangkannya lagi. Saya bermimpi membawanya pulang ke Argentina dan kembali mencetak sejarah," tulis Martinez.

Ia melanjutkan, “Sejujurnya, rasa kecewa ini sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sekarang saya harus merenungkan banyak hal, melihat bagaimana melangkah ke depan, dan memutuskan apakah sudah waktunya bagi saya untuk mengundurkan diri."

Kiper kelahiran Mar del Plata itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan rekan setim. “Saya benar-benar minta maaf. Saya telah memberikan segalanya untuk membantu negara saya dan rekan-rekan setim saya.”


Performa Martinez di Piala Dunia 2026

Pemain Swiss Breel Embolo berebut bola dengan pemain Argentina Lisandro Martinez, sementara kiper Argentina Emiliano Martinez mempertahankan gawangnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Kansas City, Kansas City, 11 Juli 2026. (AFP/ Thomas Coex)

Martinez selalu menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Argentina pada ajang empat tahunan tersebut. Ia bermain penuh dalam delapan laga yang mengantar timnya hingga final.

Sepanjang turnamen, ia mencatat dua clean sheet dan kebobolan delapan gol. Salah satu gol yang bersarang ke gawangnya dicetak Anthony Gordon saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di babak semifinal.

Meski trofi tidak kembali ke Argentina, Martinez menegaskan sudah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk membantu negara dan kolega di lapangan. Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa masa depannya bersama La Albiceleste tengah dipertimbangkan.


Argentina Gagal Pertahankan Gelar di New Jersey

Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, menghentikan tembakan ke gawang oleh Lamine Yamal (19) dari Spanyol sementara Nicolas Tagliafico (3) dan Cristian Romero (13) menyaksikan selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Argentina dan Spanyol di New Jersey. La Albiceleste harus mengakui keunggulan lawan, hasil yang menghentikan ambisi mereka untuk meraih gelar back-to-back.

Kekalahan di final tersebut menjadi penutup perjalanan Argentina di turnamen kali ini. Momentum untuk kembali mengangkat trofi dunia sirna, sekaligus memunculkan pertanyaan besar soal komposisi skuad ke depan.

Bagi Martinez, momen itu memunculkan refleksi pribadi yang dituangkan melalui media sosial. Unggahannya menggambarkan rasa kecewa mendalam sekaligus proses menimbang masa depan di tim nasional. Sumber: ESPN.

Berita Terkait