Misteri Ucapan Lionel Messi di Lorong Stadion sebelum Final Piala Dunia 2026, Jurnalis Argentina Akhirnya Beri Penjelasan

Mengapa Lionel Messi berkata "Lupakan Semuanya? Penjelasan di balik momen jelang final Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Juli 2026, 08:45 WIB
Lionel Messi #10 dari Timnas Argentina setelah kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Andrew Harnik/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Argentina tampil di bawah performa saat menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Meski pertandingan berlangsung ketat, tim asuhan Lionel Scaloni kesulitan menciptakan ancaman sepanjang laga.

Laga baru benar-benar memanas setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93.

Advertisement

Sepanjang 90 menit waktu normal, Argentina bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang lawan. Itu menjadi kali pertama dalam sejarah final Piala Dunia sebuah tim gagal mencatatkan percobaan tembakan selama waktu normal.

Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Spanyol pada babak tambahan. La Furia Roja menciptakan sejumlah peluang sebelum Ferran Torres memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-106.

Penampilan Argentina yang dinilai tidak biasa memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Sorotan juga mengarah kepada bahasa tubuh Lionel Messi serta ucapannya kepada rekan-rekan setim di lorong stadion menjelang kick-off.


Ucapan Messi Jadi Perbincangan

Pemain Argentina Lionel Messi bereaksi diakhir pertandingan final Piala Dunia sepak bola antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Sebuah video memperlihatkan Messi berbicara kepada para pemain Argentina di lorong stadion sebelum pertandingan dimulai. Dalam rekaman tersebut, kapten Tim Tango itu tampak menyinggung sesuatu yang terjadi di ruang ganti.

"Tenang saja, semuanya. Lupakan semua yang terjadi. Lupakan semuanya. Fokus bermain, hanya itu."

Namun, situasi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Fernandez harus meninggalkan pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah, sementara beberapa pemain lain, termasuk Leandro Paredes, juga kehilangan ketenangan.

Video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan alasan Messi meminta rekan-rekannya "melupakan semuanya" sebelum pertandingan dimulai.


Komentar Netizen

Pemain Argentina Enzo Fernandez meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dalam laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Abbie Parr)

Seorang pengguna media sosial menulis bahwa ia ingin mengetahui alasan di balik ucapan Messi tersebut dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sebelum final.

Give Me Sport menghimpun beragam komentar. Satu di antaranya menyebut pertandingan berlangsung terasa janggal, sementara video itu makin memunculkan keraguan.

Ada pula yang menilai Argentina tampil seolah tidak ingin berada di lapangan karena minim tekanan, serangan, maupun pertahanan.

Pengguna lain meyakini ada sesuatu yang terjadi sebelum pertandingan dan menyebut kebenarannya pada akhirnya akan terungkap.

Beberapa warganet juga menyoroti ekspresi Enzo Fernandez sebelum laga dimulai. Satu di antara komentar menyebut gelandang itu tampak menangis, sesuatu yang dianggap tidak biasa mengingat ia dikenal sebagai pemain yang penuh semangat.

Komentar tersebut juga mengaitkannya dengan kartu merah yang diterima Fernandez dalam pertandingan.


Penjelasan Jurnalis

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, memberikan kartu merah kepada gelandang Argentina #24 Enzo Fernandez pada pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Di tengah berbagai spekulasi, jurnalis Argentina Hernan Castillo memberikan penjelasan mengenai suasana emosional di ruang ganti Argentina.

Jurnalis yang pernah bekerja untuk ESPN itu menyatakan pidato di ruang ganti menjadi sangat emosional karena Messi mengungkapkan kemungkinan laga tersebut menjadi pertandingan terakhirnya bersama timnas.

"Hari sebelumnya, pidato di ruang ganti menjadi jauh lebih emosional karena dia juga berbicara bahwa itu kemungkinan menjadi pertandingan terakhirnya."

Hingga kini, Messi belum memastikan apakah masih akan kembali membela Argentina. Pada usia 39 tahun, laga final Piala Dunia 2026 hampir dipastikan menjadi penampilan terakhirnya di ajang tersebut.


Reaksi Messi

Kapten Argentina Lionel Messi tertunduk usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. (AFP/Carl Recine)

Melalui media sosial, Messi juga menyampaikan reaksinya setelah kekalahan dari Spanyol.

"Rasa sakitnya sangat besar dan butuh waktu agar luka ini bisa sembuh," tulisnya.

Meski demikian, Messi mengaku tetap membawa kenangan positif dari perjalanan Argentina di turnamen tersebut.

"Saya juga membawa semua hal baik. Kami membalikkan keadaan dalam setiap pertandingan dengan memberikan segalanya di lapangan, dan itu akan selalu dikenang. Dukungan seluruh negara, ditambah kerja keras dan usaha kelompok ini, membawa kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia."

Messi menutup pesannya dengan memberikan ucapan selamat kepada Spanyol atas keberhasilan menjadi juara Piala Dunia 2026.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait