Bola.com, Solo - Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson, mengungkapkan sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus menjadi perhatian skuadnya selama masa pramusim menyambut Championship 2026/2027.
Dalam sesi latihan pramusim, Ricky Nelson masih melihat sejumlah kelalaian pemain dalam menjalankan prinsip-prinsip permainan. Hal ini terutama terlihat ketika para pemain Persis melakukan high-press.
"Pertama, kami mengukur bagaimana pemain memahami soal apa yang sudah kami tekankan di dalam minggu ini, yaitu masalah pressing, jarak antarlini. Karena kita tahu, banyak pemain kadang-kadang melupakan prinsip-prinsip itu," kata Ricky.
Menurut pelatih berusia 45 tahun itu, struktur pressing yang dilakukan para pemain harus dilakukan secara kolektif, serta memperhatikan jarak antarlini. Prinsip soal menjaga ruang ini juga harus dipahami saat mereka menyerang.
"Jadi saat press harus sama-sama, antarlini harus lebih kecil. Jangan sampai lawan bisa main antarlini. Saat defending sedang attacking, kami mau lihat bagaimana pemain memahami soal space yang ada, di mana space yang ada semua bisa masuk ke situ," imbuhnya.
Sudah Mulai Meningkat
Sejak menggelar latihan perdana pada Selasa (1-7-2026), Ricky Nelson mulai menyaksikan sejumlah perkembangan timnya, terutama ketika Laskar Sambernyawa menggelar pertandingan internal.
Meski demikian, eks pelatih Persija Jakarta itu belum puas dengan pencapaian itu. Masih ada waktu bagi Laskar Sambernyawa untuk terus mengatrol sejumlah aspek, baik itu fisik maupun pemahaman taktik.
"Lumayan ya, secara fisikal, mereka lumayan di 2x35 menit. Ini menjadi bahan nanti buat minggu depan kami menyiapkan kembali program untuk peningkatan lebih jauh," kata pelatih asal Kupang itu.
"Masih banyak yang harus ditingkatkan. Masih banyak, mulai proses dalam hal peningkatan fisik terlebih dulu. Kedua juga pemahaman taktikalnya yang kami mau penekanan kembali soal *defending high press*-nya dan beberapa hal detail-detailnya lagi," lanjutnya.
Komposisi Skuad Baru
Pada bursa transfer musim 2026/2027, Persis Solo mendatangkan sederet amunisi baru untuk memperkuat kedalaman skuad di berbagai lini. Sektor penjaga gawang diperkuat Mario Londok dan Teguh Amiruddin.
Barisan pertahanan juga diharapkan makin solid dengan kehadiran bek tengah berpengalaman, Hasim Kipuw, bek kiri Novan Sasongko, serta pemain muda, Oliver Leeming.
Guna memperkukuh lini tengah, Persis mendatangkan gelandangan serang Juan Mera, didampingi oleh deretan gelandang bertahan seperti Luthfi Kamal, Rizky Nasution, Andrean Rindorindo, Badrian Ilham, Asep Berlian, dan Alkelvin Bhaghi.
Sementara itu, opsi penyerangan di sektor sayap makin bervariasi dengan bergabungnya Terens Puhiri, Saldi, Feby Eka, Theodore Leeming, serta Fandi Ahmad. Adapun posisi juru gedor di lini depan kini diisi oleh penyerang muda, Ahmad Mujadid.