Valentino Rossi Ungkap Kepuasan Terbesar dalam Kariernya, Ternyata Bukan Koleksi Juara

Valentino Rossi sebut hal yang paling membuatnya bangga selama berkarier di dunia balap.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Juli 2026, 19:00 WIB
Valentino Rossi mengungkapkan Livery ini merupakan cara mereka mengungkapkan terima kasih dan merayakan kebersamaan dengan para penggemar Indonesia yang telah memberikan dukungan yang sangat luar biasa sehingga mampu memberikan semangat tambahan bagi mereka. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Legenda MotoGP, Valentino Rossi, mengungkapkan kepuasan terbesar sepanjang kariernya bukan berasal dari sembilan gelar juara dunia yang berhasil diraih.

Menurutnya, pencapaian yang paling membanggakan adalah keberhasilannya membuat makin banyak orang mencintai balap motor dan mengikuti MotoGP.

Advertisement

Rossi menyampaikan hal tersebut dalam sebuah acara di Roma.

Pembalap asal Italia yang pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021 itu menilai dampak yang diberikannya terhadap perkembangan popularitas MotoGP jauh lebih berarti dibandingkan koleksi trofi yang diraihnya di lintasan.

Selama lebih dari dua dekade berkarier, Rossi mengoleksi sembilan gelar juara dunia Grand Prix, termasuk tujuh di kelas MotoGP.

Ia juga membukukan 89 kemenangan di kelas utama dan total 115 kemenangan Grand Prix di semua kategori.


Kepuasan Terbesar

Mantan pembalap Motogp asal Italia dan juara dunia beberapa kali, Valentino Rossi (tengah), tiba untuk menghadiri Grand Prix Formula Satu Emilia Romagna 2025 di sirkuit Imola di Imola, pada 18 Mei 2025. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Rossi mengatakan berbagai prestasi yang diraihnya tetap memiliki arti penting.

Namun, yang paling membuatnya bangga adalah melihat MotoGP mampu menjangkau lebih banyak kalangan, dari anak-anak hingga orang tua, termasuk mereka yang sebelumnya tidak mengikuti balap motor.

"Namun, kepuasan terbesar saya adalah telah memperkenalkan begitu banyak orang kepada balap motor, bahkan mereka yang sebelumnya tidak mengikuti olahraga ini," ujar Rossi, dikutip dari Crash.

Menurut Rossi, makin banyak masyarakat Italia mulai mengikuti balapan selama dirinya masih aktif membalap. Hal itulah yang hingga kini menjadi kenangan paling berharga dalam kariernya.


Menikmati Karier Baru

Bos tim VR46, Valentino Rossi. (Jure Makovec / AFP)

Sejak pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021, Rossi beralih ke dunia balap mobil.

Pria berusia 47 tahun itu sempat tampil di GT World Challenge Europe sebelum berkompetisi di FIA World Endurance Championship (WEC) pada musim 2024 dan 2025.

Tahun ini, Rossi kembali membela BMW sebagai pembalap pabrikan di GT World Challenge Europe.

Rossi mengaku masih merindukan MotoGP, meski, tidak terlalu. Pria kelahiran Urbino, Italia, itu merasa telah menjalani karier di ajang tersebut selama mungkin dan kini menikmati tantangan baru sebagai pembalap mobil.


Cinta Pertama

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, saat melakoni MotoGP Jerman 2016 di Sirkuit Sachsenring. (AFP)

Meski demikian, ia mengakui MotoGP tetap menjadi cinta pertama dan bagian terpenting dalam hidupnya selama bertahun-tahun.

"Bahkan sekarang, masih banyak orang yang sangat senang bertemu saya dan memberikan dukungan seperti ketika saya masih membalap. Itu berarti banyak orang menikmati menyaksikan balapan saya," kata Rossi.

Baru-baru ini, Rossi kembali mengendarai Yamaha MotoGP dalam ajang Goodwood Festival of Speed.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan ketertarikannya untuk suatu saat mengikuti balapan 24 Hours of Le Mans bersama juara bertahan Formula 1, Lando Norris.

Kendati telah pensiun sebagai pembalap, Rossi tetap dekat dengan MotoGP melalui VR46 Racing Team.

 

Sumber: Crash

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Berita Terkait