Michael Olise Masuk Radar Real Madrid, Mbappe Bergerak di Balik Layar

Sport Bild melaporkan Mbappe aktif membujuk Michael Olise ke Real Madrid. Madrid siap >€200 juta, tapi Bayern memegang kendali berkat kontrak hingga 2029.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 22 Juli 2026, 18:25 WIB
Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan gol bersama Michael Olise (11) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026. (AP Photo/Pamela Smith)

Bola.com, Jakarta - Michael Olise kembali dikaitkan dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas. Winger Bayern Munchen itu dikabarkan mulai mempertimbangkan peluang melanjutkan karier bersama Kylian Mbappe di Santiago Bernabeu.

Dorongan datang dari Mbappe yang terus berusaha membujuk rekan setimnya di tim nasional Prancis. Kedekatan keduanya diyakini bisa memengaruhi arah keputusan Olise dalam beberapa waktu ke depan.

Advertisement

Di sisi lain, Bayern Munchen belum menunjukkan tanda-tanda siap melepas pemain berusia 24 tahun tersebut. Kontrak Olise berlaku hingga 2029 tanpa klausul pelepasan, menempatkan klub Jerman itu dalam posisi kuat.

Real Madrid dikabarkan siap bergerak. Namun, langkah konkret bergantung pada sinyal langsung dari sang pemain kepada kedua klub.


Mbappe Turun Tangan Meyakinkan Olise

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, memberi isyarat saat laga La Liga melawan Athletic Bilbao di San Mames, Bilbao, 3 Desember 2025. (ANDER GILLENEA / AFP)

Laporan Sport Bild mengungkapkan bahwa Mbappe aktif berbicara dengan Olise selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Penyerang Real Madrid itu meyakinkan rekannya bahwa Los Blancos membutuhkan kualitas yang dimilikinya.

Mbappe juga menceritakan kehidupan di Madrid, mulai dari suasana kota, restoran eksklusif, hingga cuaca yang nyaman. Faktor-faktor tersebut dikabarkan semakin membuat Olise tertarik untuk hijrah ke ibu kota Spanyol.

Keinginan Olise untuk meraih trofi besar juga meningkat setelah Prancis gagal melaju ke final Piala Dunia usai kalah dari Spanyol di semifinal. Ia diyakini melihat peluang menjuarai Liga Champions lebih besar bersama Real Madrid dibanding bertahan di Bayern Munchen.


Bayern Munchen Masih Pegang Kendali Kontrak

Pemain Bayern Munchen, Michael Olise menggiring bola melewati pemain VfL Wolfsburg dalam laga lanjutan Liga Jerman 2025/2026 di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Minggu (11/01/2026) waktu setempat. (AFP/Alexandra Beier)

Meski rumor menguat, Bayern Munchen belum membuka ruang negosiasi. Klub raksasa Jerman itu berada dalam posisi dominan karena kontrak Michael Olise berlaku hingga 2029 tanpa klausul pelepasan, sementara sang winger berusia 24 tahun.

Anggota dewan pengawas klub, Uli Hoeness, bahkan pernah menegaskan bahwa tawaran di kisaran tersebut belum cukup untuk membuat Bayern melepas Olise. Sikap ini mempertegas keengganan Bayern berpisah dengan salah satu pemain terbaiknya.

Dengan perlindungan kontrak jangka panjang dan konsistensi sikap manajemen, peluang hengkang baru bisa berubah jika ada permintaan eksplisit dari sang pemain. Sampai titik itu, Bayern tetap memegang kendali atas keputusan akhir.


Peta Negosiasi: Madrid Siapkan Dana, Kontak Resmi Belum Ada

Pemain Prancis Michael Olise (11) dan pemain Spanyol Marc Cucurella (24) berlari mengejar bola dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 14 Juli 2026. (AP Photo/Sam Hodde)

Terlepas dari berbagai kabar, hingga kini, belum ada komunikasi resmi antara Real Madrid dan Bayern Munchen. Kontak langsung antarklub diperkirakan baru terjadi apabila Olise menyampaikan keinginannya secara terbuka kepada kedua pihak.

Real Madrid juga dikabarkan siap menggelontorkan dana lebih dari 200 juta euro, atau sekitar Rp 4,13 triliun. Nilai tersebut menunjukkan besarnya minat klub Spanyol itu terhadap Michael Olise.

Namun, Bayern Munchen tetap enggan membuka pintu transfer pada kondisi saat ini. Jika sang pemain benar-benar meminta pindah, peta peluang bisa bergeser. Untuk saat ini, Bayern Munchen masih memegang kendali penuh atas proses tersebut.

Sumber: Bulinews

Berita Terkait