Bola.com, Jakarta - Robert Lewandowski menilai Lamine Yamal belum memperlihatkan performa terbaiknya sepanjang Piala Dunia 2026.
Meski demikian, penyerang senior asal Polandia itu tetap memberikan apresiasi atas kontribusi pemain muda tersebut dalam keberhasilan Spanyol menjuarai turnamen.
Yamal datang ke Piala Dunia 2026 dengan kondisi belum sepenuhnya pulih dari cedera hamstring. Cedera itu sebelumnya membuat pemain Barcelona tersebut absen pada penghujung musim saat klubnya menjuarai La Liga.
Kondisi tersebut membuat menit bermain Yamal pada awal turnamen harus diatur oleh pelatih Spanyol, Luis de la Fuente.
Sepanjang Piala Dunia 2026, pemain berusia 19 tahun itu tampil dalam delapan pertandingan.
Selama 616 menit bermain, Yamal mencetak satu gol dan menjadi pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak di Piala Dunia 2026, yakni 35 kali.
Ia juga tetap menjadi ancaman di sisi kanan serangan ketika Spanyol menyingkirkan Portugal di babak 16 besar, mengalahkan Prancis pada semifinal, hingga menundukkan Argentina 1-0 pada partai final.
Bukan Versi Terbaik Lamine
Kendati tampil penting dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara, Lewandowski merasa Yamal belum menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Menurut mantan rekan setimnya di Barcelona itu, versi terbaik Yamal justru terlihat dua musim lalu.
"Sejujurnya, tidak. Kami belum melihat performa terbaiknya di turnamen ini. Bagi saya, versi terbaik Lamine bukan musim lalu, melainkan dua musim lalu. Itulah performa terbaik Lamine Yamal menurut saya," kata Lewandowski kepada ESPN.
Lewandowski memahami kondisi Yamal yang baru kembali dari cedera menjelang Piala Dunia 2026. Menurutnya, situasi itu membuat pemain berusia 18 tahun itu memiliki cukup waktu untuk membangun ritme permainan.
"Dia masih muda. Dia datang ke Piala Dunia setelah cedera dan tidak bermain selama sekitar delapan pekan. Tentu tidak mudah ketika Anda harus langsung bermain di Piala Dunia tanpa memiliki waktu berlatih karena hanya berpindah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," ujarnya.
Meski begitu, Lewandowski tetap memuji kualitas yang ditunjukkan Yamal selama Piala Dunia 2026.
"Dia menunjukkan kualitas yang sangat baik. Para pemain dan tim Spanyol membantu Lamine, dan Lamine juga membantu seluruh tim. Menurut saya, kerja sama itu berjalan dengan sempurna," lanjutnya.
Dukung Spanyol
Lewandowski mengaku mendukung Spanyol pada final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Selama membela Barcelona, ia bermain bersama sejumlah pemain yang kemudian menjadi juara dunia bersama Spanyol, seperti Lamine Yamal, Gavi, Pedri, Pau Cubarsi, Dani Olmo, Joan Garcia, dan Ferran Torres.
Penyerang Polandia itu mengatakan kedekatan dengan para pemain tersebut menjadi alasan dirinya memberikan dukungan kepada La Roja pada partai puncak.
"Saya mengenal banyak pemain Spanyol dan menghabiskan banyak waktu bersama mereka di Barcelona, jadi saya mendukung mereka. Dari Argentina saya hanya mengenal Leo secara pribadi, dan saya tahu dia memenangi Piala Dunia sebelumnya. Karena sering bermain bersama para pemain Spanyol, lebih mudah bagi saya untuk mendukung mereka," kata Lewandowski.
Ia juga mengaku senang melihat Spanyol berhasil mengangkat trofi.
"Saya senang karena tahu mereka siap menjadi juara dunia. Mereka masih sangat muda dan masa depan terbentang di depan mereka," ujarnya.
Sumber: ESPN
Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan