Di Tengah Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Terungkap Penilaian Pribadi Gianni Infantino terhadap Pemain Timnas Spanyol

Di tengah kericuhan final Piala Dunia 2026, terungkap pandangan pribadi Presiden FIFA, Gianni Infantino, tentang pemain Timnas Spanyol.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Juli 2026, 08:30 WIB
Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali memuji sikap pemain Timnas Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026.

Pernyataan tersebut muncul di tengah penyelidikan FIFA terhadap insiden kericuhan yang terjadi seusai final melawan Argentina.

Advertisement

Laga final di Stadion MetLife, New Jersey, berakhir dengan kemenangan 1-0 Spanyol berkat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Argentina menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez mendapat kartu merah pada penghujung waktu normal.

Ketegangan memuncak setelah peluit akhir dibunyikan. Gelandang Argentina, Leandro Paredes, disebut berada di tengah keributan dengan melepaskan pukulan dan tendangan ke arah pemain lawan yang sedang merayakan kemenangan.

Situasi kemudian meluas hingga melibatkan pemain lain sebelum akhirnya berhasil diredam menjelang upacara penyerahan medali dan trofi.

FIFA kemudian membuka penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Infantino sebelumnya pernah bertemu pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, saat Olimpiade.


Jadi Anutan

Spanyol nantinya akan tergabung ke dalam grup H di Piala Dunia 2026 bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Dalam wawancara dengan Marca, De la Fuente mengungkap isi percakapannya dengan Infantino, yang kembali disinggung Infantino setelah Piala Dunia berakhir.

"Saya selalu mengatakan bahwa percakapan pribadi seharusnya tetap menjadi percakapan pribadi. Namun, kali ini saya rasa layak untuk diceritakan karena ini menunjukkan kualitas para pemain kami," ujar De la Fuente, dikutip dari Mirror.

"Infantino dan saya bertemu di Olimpiade, ketika kami meraih medali perak. Perilaku para pemain saat itu luar biasa."

"Mereka mengenakan medali mereka, tidak melepasnya, dan menikmati upacara penutupan. Setelah acara selesai, Infantino menghampiri saya dan berkata, 'Mister, para pemain Anda adalah contoh.'" ungkap De l Fuente.


Jebolan Olimpiade

Dari kiri) Gelandang Timnas Spanyol #06, Mikel Merino, penyerang #25, Victor Munoz, penyerang #07, Ferran Torres, penyerang #21, Mikel Oyarzabal, dan gelandang #16, Rodri, merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 15 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

De la Fuente mengatakan banyak pemain yang tampil di Olimpiade juga menjadi bagian dari skuad Spanyol di final Piala Dunia 2026.

"Beberapa hari lalu dia mengingatkan saya lagi. Dia mengatakan, 'Apa yang saya katakan saat Olimpiade masih berlaku hingga sekarang. Mereka menjadi contoh dalam semangat tim, persahabatan, kemurahan hati, pengorbanan, dan kualitas sepak bola.' Hal seperti itulah yang membuat kami bangga. Kebanggaan terbesar kami melampaui apa pun yang hanya berkaitan dengan sepak bola," kata De la Fuente.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan terhadap perilaku sejumlah pemain Argentina setelah pertandingan berakhir.

Selain terlibat dalam keributan di lapangan, beberapa pemain Argentina juga disebut membelakangi prosesi ketika Spanyol menerima trofi juara.

Argentina berpotensi menghadapi sanksi terkait insiden tersebut. Sementara itu, rivalitas Spanyol dan Argentina diperkirakan kembali berlanjut saat kedua tim bertemu dalam laga Finalissima yang mempertemukan juara Copa America dan juara Eropa.

Hingga kini, UEFA dan CONMEBOL belum mengumumkan jadwal terbaru pertandingan tersebut.

 

Sumber: Mirror

Berita Terkait