Gaji Jurgen Klopp di Timnas Jerman Vs Liverpool, Bedanya Mencolok!

Perbandingan gaji Jurgen Klopp di Timnas Jerman dengan kontrak terakhirnya di Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Juli 2026, 16:15 WIB
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dengan kontrak berdurasi empat tahun, Jumat (24/7/2026). (AFP/John MACDOUGALL)

Bola.com, Jakarta - Jurgen Klopp sudah diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Jerman, mengakhiri spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir setelah Julian Nagelsmann meninggalkan jabatannya usai Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 melalui adu penalti melawan Paraguay.

Penunjukan tersebut akan menjadi pengalaman pertama Klopp menangani timnas.

Advertisement

Pelatih berusia 59 tahun itu meninggalkan Liverpool pada 2024 setelah sembilan tahun bertugas di Anfield. Selama periode tersebut, ia membawa The Reds menjuarai Premier League pada 2020 dan Liga Champions semusim sebelumnya.

Setelah beristirahat dari dunia kepelatihan, Klopp menerima jabatan sebagai Head of Global Soccer Red Bull pada awal 2025.

Kini, ia kembali ke pinggir lapangan dengan memimpin tim nasional negara kelahirannya.


Gaji di Timnas Jerman Lebih Rendah

Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dengan kontrak berdurasi empat tahun, Jumat (24/7/2026). (AFP/John MACDOUGALL)

Give Me Sport melaporkan, Klopp akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang berlaku hingga Piala Dunia 2030. Dalam kontrak tersebut, ia disebut akan menerima gaji sekitar 7 juta euro (sekitar Rp142,7 miliar) per tahun.

Nominal itu tetap menempatkannya di jajaran pelatih tim nasional dengan bayaran tertinggi di dunia.

Meski demikian, angka tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan penghasilannya pada musim terakhir bersama Liverpool.

Saat masih menangani The Reds, Klopp memperoleh gaji sekitar 15 juta paun (Rp305,8 miliar) per tahun, atau lebih dari 50 persen lebih tinggi dibandingkan nilai kontraknya bersama Timnas Jerman.

Bahkan, pendapatan Klopp saat menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull juga dilaporkan lebih besar.

Ia disebut menerima gaji antara 10 juta hingga 12 juta euro (Rp203,8-Rp244,6 miliar) per tahun, meski tidak terlibat langsung dalam aktivitas di lapangan.


Perbedaan Klub dan Timnas

Jurgen Klopp telah merasakan empat laga final Liga Champions. Dari empat final itu, Klopp punya satu gelar juara yakni saat membawa Liverpool berjaya pada edisi musim 2018/2019 lalu. (AFP/Paul Ellis)

Perbedaan nilai gaji tersebut disebut bukan berkaitan dengan reputasi Klopp sebagai pelatih, melainkan dipengaruhi oleh perbedaan struktur ekonomi antara sepak bola klub dan tim nasional.

Laporan itu menyebutkan, bahkan pelatih yang telah memenangi 13 trofi utama tetap harus menerima pemotongan gaji ketika beralih dari klub ke tim nasional.

Klub seperti Liverpool memiliki sumber pemasukan dari hari pertandingan, hak siar, dan sektor komersial yang jauh lebih besar dibandingkan federasi sepak bola. Kondisi tersebut turut memengaruhi besaran gaji yang dapat diberikan kepada pelatih.

Selain itu, pelatih klub bekerja bersama tim hampir sepanjang musim,dari pertandingan liga, Liga Champions, hingga kompetisi domestik lainnya.

Sementara itu, pelatih tim nasional hanya bertemu para pemain dalam beberapa kesempatan setiap tahun, umumnya saat pemusatan latihan singkat menjelang pertandingan kualifikasi atau turnamen.

Menurut laporan tersebut, perbedaan beban kerja itu juga tecermin pada besaran gaji yang diterima.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait