Baru Jadi Pelatih Timnas Jerman, Jurgen Klopp Ancam Mundur jika Privasi Keluarga Diganggu

Jurgen Klopp mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Jerman dengan peringatan tegas kepada media.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 26 Juli 2026, 15:30 WIB
Menjelang berakhirnya musim 2022/2023, sejumlah klub telah mengambil ancang-ancang untuk membangun skuad untuk musim 2023/2024. Tak terkecuali salah satu raksasa Liga Inggris Liverpool. Beberapa pemain telah masuk radar pelatih Jurgen Klopp untuk diboyong ke Anfield musim depan. Selain karena penampilan apik yang membuat Jurgen Klopp kepincut, hal-hal eksternal seperti keengganan sang pemain untuk memperpanjang kontrak dengan klub pemilik bisa jadi penguat 5 pemain berikut benar-benar akan berlabuh di Liverpool. Kita tunggu saja. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Jurgen Klopp mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Jerman dengan peringatan tegas kepada media. Mantan pelatih Liverpool itu menegaskan siap mengundurkan diri apabila privasi keluarganya tidak dihormati selama dirinya menangani Die Mannschaft.

Menurut laporan ESPN, Minggu (26/7/2027), Klopp resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Jerman pada Jumat (24/7/2026), menggantikan Julian Nagelsmann yang mundur setelah Jerman tersingkir lewat adu penalti dari Paraguay pada Piala Dunia 2026.

Advertisement

Pelatih berusia 59 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan diproyeksikan memimpin Jerman hingga Piala Dunia 2030.

Dalam konferensi pers perdananya yang berlangsung lebih dari 45 menit, Klopp menegaskan menerima pekerjaan tersebut karena rasa bangga melatih negaranya, bukan karena keinginan untuk segera kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Liverpool.

 


Tak Mau Keluarga Terseret

Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dengan kontrak berdurasi empat tahun, Jumat (24/7/2026). (AFP/John MACDOUGALL)

Klopp mengaku siap menerima segala bentuk kritik terkait performa Timnas Jerman. Menurutnya, pujian maupun kritik merupakan bagian dari pekerjaan seorang pelatih. Namun, ia meminta media tidak menyeret keluarganya ke dalam sorotan publik.

Pelatih berusia 59 tahun itu juga mengaku belajar dari pengalaman Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel yang kerap menjadi sasaran pemberitaan. Karena itu, ia berharap kritik hanya diarahkan kepada pekerjaannya sebagai pelatih.

"Jika suatu saat kalian semua merasa bahwa saya harus pergi, saya akan pergi tanpa pesangon. Jika kalian mengganggu keluarga saya dan tidak membiarkan mereka hidup tenang, saya akan pergi," tegas Klopp.

 


Menghormati Keputusan Pelatih Klub

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang telah menyatakan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024 tercatat menjadi pelatih aktif dengan masa kerja terlama menangani sebuah klub di Premier League. Musim ini menjadi musim ke-9 ia membesut Liverpool sejak menandatangani kontrak pada awal musim 2015/2016 menggantikan Brendan Rodgers setelah sebelumnya menangani Borussia Dortmund. (AFP/Adrian Dennis)

Selama ini Klopp dikenal sebagai salah satu pelatih yang vokal mengkritik padatnya kalender pertandingan internasional. Kini, setelah menjadi pelatih Timnas Jerman, ia menegaskan akan lebih menghargai kondisi fisik pemain dan tidak akan memaksakan pemanggilan jika klub merasa pemain membutuhkan waktu istirahat.

Mantan pelatih Liverpool itu juga optimistis filosofi permainannya tetap bisa diterapkan di tim nasional meski waktu latihan jauh lebih terbatas dibandingkan saat menangani klub. Menurut Klopp, pekerjaan utama di lapangan tetap sama, hanya durasi persiapannya yang berbeda.

"Jika ada pelatih klub yang mengatakan seorang pemain tidak bisa dipanggil karena sudah bermain dalam empat pertandingan berturut-turut, saya akan menjawab, 'Baik.' Saya tidak akan memaksakan pemain tersebut bergabung dan akan menghormati keputusan pelatih klub," ujar Klopp.

Sumber: ESPN

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Berita Terkait