Andoni Iraola Langsung Menang, 3 Hal Menarik dari Debutnya Bersama Liverpool

Liverpool menang 4-2 atas Sunderland di debut Andoni Iraola. Pola vertikal dan pressing tinggi terlihat, Joe Gomez cedera, pemain muda tampil menonjol.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 Juli 2026, 16:21 WIB
Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola memulai kiprahnya di Liverpool dengan kemenangan 4-2 atas Sunderland pada laga pramusim yang menghadirkan tempo tinggi sekaligus gambaran awal identitas permainan. The Reds menunjukkan arah baru di bawah pelatih asal Spanyol itu dengan aliran bola cepat dan tekanan agresif.

Liverpool sempat berada di bawah tekanan setelah Sunderland membalikkan keadaan pada awal babak kedua. Namun, respons datang beruntun lewat gol Dominik Szoboszlai, Federico Chiesa, dan Lewis Koumas untuk memastikan hasil akhir berpihak pada The Reds setelah Kieran Morrison lebih dulu membuka skor pada menit ke-13.

Advertisement

Laga uji coba ini diwarnai rotasi besar dengan total 44 pemain tampil sepanjang pertandingan. Meski kohesi belum sepenuhnya padu, fondasi permainan racikan Iraola kian terlihat sejak partai pembuka pramusim ini.


Gaya Bermain Andoni Iraola Langsung Terlihat

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Konstantinos Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Iraola menghadirkan pola menyerang vertikal dengan pressing tinggi yang mengingatkan pada era Jürgen Klopp. Liverpool berulang kali mengalirkan bola dari lini belakang ke area berbahaya hanya melalui tiga hingga empat operan, memaksa lawan bertahan lebih dalam.

Gol pembuka yang dicetak Kieran Morrison pada menit ke-13 menjadi contoh jelas skema tersebut. Prosesnya berlangsung singkat lewat empat operan sebelum Morrison menuntaskannya dengan penyelesaian ke tiang jauh.

Tekanan tinggi juga memberi dampak langsung pada gol penyama kedudukan yang dicetak Dominik Szoboszlai. Gelandang asal Hungaria itu memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti setelah Liverpool merebut penguasaan di area tinggi. Di sisi lain, intensitas agresif ini masih menyisakan pekerjaan rumah karena Sunderland beberapa kali menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik ketika garis tekanan berhasil dilewati.


Masalah Cedera Joe Gomez dan Lini Belakang

Bek Liverpool Joe Gomez (2) dibantu oleh tim medis dalam babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Catatan kurang menggembirakan datang dari Joe Gomez yang harus keluar lebih cepat. Bek berusia 29 tahun itu meninggalkan lapangan sebelum laga berjalan 10 menit karena dugaan cedera otot, menambah daftar gangguan kebugaran yang berulang dalam dua musim terakhir.

Situasi ini menjadi perhatian karena pengalaman serta kemampuannya bermain di beberapa posisi bertahan tetap dibutuhkan Liverpool. Absennya Ibrahima Konaté turut membuat kedalaman sektor belakang belum sepenuhnya ideal.

Di sisi lain, rekrutan baru Jérémy Jacquet belum dimainkan. Ia masih menjalani pemulihan setelah mengalami benturan pada sesi latihan sehingga Iraola belum bisa menambah opsi di jantung pertahanan pada laga ini.


Pemain Muda Liverpool Beri Sinyal Positif

Para pemain starter Liverpool berpose sebelum laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Sejumlah pemain muda memanfaatkan panggung pramusim untuk menunjukkan kapasitas di hadapan Andoni Iraola. Rio Ngumoha dan Kieran Morrison tampil percaya diri di sektor sayap sepanjang babak pertama, sementara James McConnell berkontribusi besar dalam mengatur tempo dari lini tengah.

Selepas jeda, Trey Nyoni tampil impresif dengan kontribusi bertahan terbanyak sekaligus menciptakan tiga peluang bagi rekan setim. Energi dan efektivitasnya memberi warna pada fase transisi Liverpool.

Calvin Ramsay ikut memberikan dampak setelah masuk menggantikan Jeremie Frimpong. Bek asal Skotlandia itu akhirnya mencatat satu assist untuk gol Federico Chiesa, hasil dari partisipasi aktifnya membantu serangan. Lewis Koumas kemudian melengkapi kemenangan lewat gol penutup Liverpool.

Deretan penampilan ini memberi modal berharga bagi Iraola untuk membangun persaingan sehat dalam skuad menuju musim baru.

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait