Melihat Kembali Duel Terakhir Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF: Kemenangan Tipis di SUGBK

Timnas Indonesia tak pernah kalah dari Timnas Kamboja.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 26 Juli 2026, 21:45 WIB
Egy Maulana Vikri. Satu pemain lagi di posisi sayap kanan yang menurut Alexandre Polking wajib diwaspadai para pemainnya adalah Egy Maulana Vikri. Jika Egy diturunkan berbarengan dengan Witan Sulaeman, tentu saja keduanya akan menjadi tandem yang mematikan dan bisa menjadi kartu truf permainan Timnas Indonesia di lini tengah. Dalam dua laga di Piala AFF 2022, Egy telah menyumbang dua gol yang masing-masing dilesakkannya ke gawang Kamboja dan Brunei Darussalam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia bersiap menyambut laga pertama di Piala AFF 2026. Tim Merah Putih akan menghadapi Timnas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/6/2026) malam WIB.

Pertemuan terakhir antara Timnas Indonesia dan Kamboja terjadi pada fase grup Piala AFF 2022, tepatnya pada 23 Desember 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Advertisement

Meski keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, laga tersebut menyisakan banyak cerita. Mulai dari dominasi serangan, tensi tinggi, hingga masalah klasik penyelesaian akhir Skuad Garuda.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong langsung menghentak sejak awal laga.

Laga baru berjalan tujuh menit, Egy Maulana Vikri sukses menggetarkan jala gawang Kamboja memanfaatkan umpan silang terukur dari Pratama Arhan.


Perlawanan Ketat Kamboja

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan) melakukan selebrasi bersama Witan Sulaiman saat melawan Timnas Kamboja dalam laga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, (SUGBK), Jumat (23/12/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Namun, keunggulan cepat tersebut tak membuat Kamboja gentar. Tim tamu yang kala itu didampingi Keisuke Honda memberi perlawanan gigih.

Pada menit ke-15, Sareth Krya mengejutkan publik SUGBK lewat tandukan terarah memanfaatkan skema sepak pojok. Skor imbang 1-1 membuat jalannya pertandingan kian sengit.

Timnas Indonesia merespons gol balasan tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya manis, pada menit ke-35 Witan Sulaeman membawa Garuda kembali unggul.

Berawal dari skema serangan balik cepat, Marselino Ferdinan mengirimkan umpan manja yang diselesaikan dengan tenang oleh Witan.

Masuk babak kedua, Timnas Indonesia sejatinya mendominasi permainan dan mengurung lini pertahanan Pasukan Angkor.

Sederet peluang emas tercipta, termasuk situasi one-on-one yang didapat Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat tak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

 


Waspada Kekuatan Kamboja

Laga ini menandai debut John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat memimpin Skuad Garuda melawan Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berbicara mengenai Timnas Kamboja. Tim asuhan Koji Gyotaku itu dinilai akan memberikan perlawanan yang ketat bagi Tim Garuda.

Diketahui, Timnas Kamboja hanya kalah 1-2 dari Timnas Singapura, Jumat (24/7/2026) lalu. Saat ini tim tersebut juga diperkuat banyak pemain naturalisasi dari Afrika, Brasil, dan Jepang.

“Kami melihat Kamboja bermain. Mereka adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit,” ujar John Herdman.

Berita Terkait