Jean-Paul van Gastel Dukung Hadirnya League Cup, tapi Curhat Padatnya Jadwal PSIM

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif rencana bergulirnya League Cup 2026/2027.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 28 Juli 2026, 09:45 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif rencana bergulirnya League Cup 2026/2027. Kehadiran kompetisi baru akan memberikan kesempatan bagi klub untuk memperebutkan trofi tambahan.

Van Gastel menilai League Cup adalah langkah yang baik untuk perkembangan sepak bola Indonesia. Menurutnya, setiap klub punya kans lebih besar untuk bersaing dan meraih prestasi melalui turnamen tersebut.

Advertisement

"Saya pikir untuk piala domestik ya menurut saya itu hal bagus yang diterapkan sekarang. Satu-satunya hal adalah karena adanya South Asian Cup dan Asian Cup, saya pikir ini jadwalnya akan menjadi sangat padat," ujar Van Gastel, Senin (27/7/2026).

"Jadi saya sangat senang akan ada Piala Liga, karena menurut saya itu bagus. Anda bisa memenangkan trofi lainnya," sambung mantan pelatih NAC Breda tersebut.

 


Soroti Padatnya Kalender

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel saat memberikan instruksi di pinggir lapangan ketika melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Di balik dukungannya terhadap League Cup, pelatih asal Belanda itu mengingatkan waktu pelaksanaan kompetisi baru tersebut kurang ideal jika melihat padatnya agenda pada musim 2026/2027.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut berujar banyaknya pertandingan berpotensi jadi tantangan tersendiri bagi klub, terutama dalam menjaga kondisi fisik pemain sepanjang musim.

"Namun di sisi lain, jika Anda melihat betapa padatnya jadwal nanti mungkin ini waktu yang kurang tepat untuk mengadakannya di musim ini. Tetapi secara keseluruhan, saya senang akan ada Piala Liga," kata Van Gastel.

Sebagai informasi, Super League 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September mendatang. Sedangkan League Cup mulai 3 November 2026.

 


Menambah Jam Terbang

Manajer tim PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar. (Bola.com/Ana Dewi)

Musim 2026/2027 akan menjadi awal penyelenggaraan League Cup. Kehadiran kompetisi tersebut diharapkan menambah jam terbang pemain dan memperluas persaingan antarklub.

"Jadi kesempatan terutama pemain lokal yang di Super League kurang menit bermain, ini bisa kita maksimalkan karena di musim lalu banyak pemain muda kita yang sebenarnya punya potensi, tapi mereka kurang dapat bermain," ucap manajer PSIM, Iksan Mahar.

"Untuk target kita akan berjuangkan dengan sebaik-baiknya karena prosesnya nanti League Cup akan cukup intens, bermain di midweek terus akan dimulai dengan fase grup. Ada kemungkinan kita bertemu lawan-lawan yang memaksa kita away jauh di luar Pulau Jawa."

"Jadi semua hal terkait target itu masih abu-abu sebenarnya. Sekarang kita perlu lihat dulu lawannya seperti apa dan persaingannya juga perlu kita pelajari nantinya," tutup Iksan.

Berita Terkait