3 Catatan Menarik setelah Timnas Indonesia Libas Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Luar Biasa

Timnas Indonesia memulai kiprah di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 28 Juli 2026, 05:45 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker (tengah), bersama Sandy Walsh (kiri) dan Egy Maulana Vikri setelah mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Striker berusia 19 tahun tersebut menjalani debut impresif bersama Skuad Garuda dengan memborong tiga gol untuk membawa Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia memulai kiprah di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan. Skuad Garuda tanpa ampun menghajar Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB.

Tiga gol Timnas Indonesia diborong Mitchell Baker pada menit ke-5, 14', dan 55'. Dua gol lainnya dicetak Sandy Walsh (23') serta Jens Raven (85'). Adapun satu-satunya gol Kamboja lahir lewat gol bunuh diri Nadeo Argawinata (47').

Advertisement

Untuk sementara Garuda menempati posisi ketiga klasemen Grup A dengan koleksi tiga poin. Rizky Ridho dkk. berada di bawah Singapura dengan enam poin dan Vietnam yang juga menorehkan tiga angka.

Lantas, apa saja catatan menarik dari kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja? Berikut Bola.com merangkum tiga di antaranya.

 


1. Hattrick Spesial Mitchell Baker

Striker debutan Timnas Indonesia, Mitchell Baker, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Kamboja dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (27/7/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Laga kontra Kamboja jadi momen spesial bagi Mitchell Baker. Selain melakoni debut bersama Timnas Indonesia, ia juga langsung membuat hattrick pada pertandingan perdananya.

Pemain milik Vermont Green tersebut dipercaya tampil sebagai starter. Meski tidak bermain penuh, Mitchell sudah lebih dulu menunjukkan ketajaman sebelum digantikan Saddil Ramdani pada menit ke-58.

Tiga gol yang dilesakkan Mitchell memperlihatkan kualitas sebagai penyerang. Dua gol di antaranya lahir melalui sundulan, memanfaatkan postur yang menjulang hingga 196 cm.

Berkat penampilan ciamik itu, Mitchell terpilih sebagai pemain terbaik atau man of the match. Striker kelahiran Melbourne, Australia, tersebut sejatinya baru menyelesaikan proses naturalisasi dan resmi menjadi WNI pada 13 Juli lalu.

 


2. Dominasi Pemain Persija dan Persib

Ekspresi pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh, sesaat setelah mencetak gol ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Sandy mencetak gol pada menit ke-24 setelah memanfaatkan sepak pojok Thom Haye untuk membawa Skuad Garuda unggul 3-0 pada babak pertama. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Menariknya, susunan pemain Timnas Indonesia pada laga ini didominasi pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung. Total ada sembilan pemain dari dua klub tersebut yang masuk line-up.

Dari Persija terdapat Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Shayne Pattynama. Sedangkan Persib menyumbang Thom Haye, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Marc Klok, plus Beckham Putra.

Kontribusi mereka sangat besar. Thom Haye mencatatkan tiga assist, Eliano Reijnders membukukan satu assist, sedangkan Sandy Walsh ikut mencetak satu gol.

Di bangku cadangan masih ada Saddil Ramdani dan Ragnar Oratmangoen dari Persib, serta Rayhan Hannan dan Jordi Amat dari Persija. Namun, hanya Saddil yang mendapat kesempatan bermain pada babak kedua.

 


3. Garuda Tampil Sangat Dominan

Bek Kamboja pontang panting menghentikan striker timnas Indonesia Mitchell Baker (kanan) pada laga Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026). (Kapanlagi/Budi Santoso)

Mengutip dari laman lapangbola, Timnas Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen. Berbanding 33 persen milik Kamboja.

Tidak hanya unggul dalam penguasaan bola, Tim Merah-Putih juga sangat agresif dalam menciptakan peluang. Dari total 23 tembakan yang dilepaskan, 11 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Sebaliknya, Kamboja hanya mampu mencatatkan empat percobaan sepanjang pertandingan dan satu saja yang tepat sasaran.

Dominasi Timnas Indonesia juga terlihat dari jumlah operan. Skuad besutan John Herdman tersebut mengukir 480 passing, sedangkan Angkor Warriors membikin 341 operan.

Berita Terkait