Paolo Maldini Tinggalkan FIGC setelah Misi Datangkan Andrea Pirlo Berakhir Gagal

Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC setelah rencana menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia gagal. Kekosongan kursi pelatih kian pelik.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Juli 2026, 04:33 WIB
Untuk sementara pekerjaaan Maldini akan dipegang oleh Kepala Pemandu Bakat Geoffrey Moncada dan CEO Giorgio Furlani. (AFP/Isabella Bonotto)

Bola.com, Jakarta - Paolo Maldini dan Leonardo resmi mundur dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyusul kandasnya rencana mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih baru timnas Italia. Keputusan itu memunculkan babak baru dalam upaya pembenahan Gli Azzurri.

Sky Sport Italia melaporkan keduanya menyampaikan pengunduran diri pada Senin waktu setempat. Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah mereka sepakat bergabung dalam proyek restrukturisasi besar tim nasional.

Advertisement

Maldini, yang baru ditunjuk sebagai direktur teknik FIGC pada 11 Juli, semula diproyeksikan memimpin proses pembangunan ulang usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.


Gejolak di FIGC Usai Gagalnya Opsi Andrea Pirlo

Andrea Pirlo merupakan mantan pemain sepak bola yang legendaris di liga Italia. Ia ditunjuk untuk menjadi pelatih kepala klub Juventus menggantikan Maurizio Sarri pada tahun 2020. Sayangnya karir kepelatihannya belum secemerlang kala seperti menjadi pemain bola. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Andrea Pirlo sebelumnya menjadi pilihan utama untuk kursi pelatih timnas Italia. Namun, ia menyatakan tidak lagi menjadi kandidat, perkembangan yang memicu perubahan arah proyek sejak awal.

Kandidatur Pirlo mendapat penolakan keras karena hubungan komersialnya dengan sebuah perusahaan taruhan asal Rusia. Situasi tersebut membuat rencana penunjukannya tidak berlanjut.

Reuters mencatat, kegagalan merealisasikan opsi Pirlo menjadi titik balik yang memperumit penataan kembali tim nasional, tepat ketika FIGC membutuhkan kepastian di posisi pelatih.


Pengunduran Diri Maldini dan Leonardo

Para pemain Italia berdiri untuk lagu kebangsaan menjelang pertandingan final kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 1 April 2026. (Elvis BARUKCIC/AFP)

Sky Sport Italia melaporkan Maldini dan Leonardo sama-sama mundur pada Senin. Keputusan itu hadir di tengah dinamika internal setelah opsi pelatih yang diusung tak lagi memungkinkan.

Maldini mengundurkan diri hanya 16 hari setelah menerima jabatan sebagai direktur teknik FIGC. Leonardo, mantan pemain timnas Brasil yang direkrut sebagai penasihat, mengambil keputusan serupa.

Salah satu tugas pertama Maldini adalah mencari pengganti Gennaro Gattuso. Namun, peta jalan itu berubah drastis begitu rencana menunjuk Andrea Pirlo berujung gagal.


Arah Timnas Italia Masih Kabur

Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia karena kekalahan ini. (AP Photo/Armin Durgut)

Mundurnya dua figur penting tersebut menjadi ujian awal bagi Presiden FIGC yang baru, Giovanni Malago. Otoritas sepak bola Italia kini belum memiliki arah yang jelas untuk membangun kembali tim nasional.

Kondisi ini datang saat sepak bola Italia berada dalam tekanan. Selain gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, klub-klub Italia juga tersingkir lebih awal dari kompetisi Eropa musim lalu.

Sky Sport Italia menyebut kekosongan kursi pelatih kembali menjadi pekerjaan rumah utama bagi federasi. FIGC perlu segera menentukan langkah agar proses pembenahan tidak semakin tertunda.


Bursa Pelatih: Alternatif Setelah Pirlo

Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia setelah tiga musim bersama Si Nyonya Tua. Ia mampu membuat Timnas Italia tampil impresif dengan skema 3-5-2 ala Juventus. Sayangnya, Conte harus terhenti di perempatfinal Euro 2016 bersama Gli Azzurri. (AFP/Marcello Paternostro)

Pirlo sempat diproyeksikan mengisi pos pelatih setelah Pep Guardiola menolak pendekatan awal dari FIGC. Dengan opsi utama yang batal, federasi kini mesti menimbang kandidat lain.

Beberapa nama pelatih papan atas mulai dikaitkan. Roberto Mancini, Thiago Motta, dan Antonio Conte disebut masuk dalam daftar alternatif.

Hingga saat ini, FIGC belum mengumumkan siapa pengganti di kursi pelatih timnas Italia. Ketidakpastian tersebut membuat masa depan Gli Azzurri masih dipenuhi tanda tanya.

Berita Terkait