Penjelasan Lengkap John Herdman soal Alasannya Pimpin Timnas Indonesia dari Tribune: Mereka Cetak 3 Gol Tanpa Pelatih di Pinggir Lapangan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan keputusannya tidak langsung berada di bangku cadangan pada laga melawan Kamboja dalam partai pertama Grup A Piala AFF 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 28 Juli 2026, 09:30 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memimpin anak asuhnya saat menghadapi Oman pada FIFA Matchday periode Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Berkat racikan Herdman, Tim Garuda menang 3-0 atas Oman. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bogor - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan keputusannya tidak langsung berada di bangku cadangan ketika tim asuhannya melawan Timnas Kamboja dalam partai pertama Grup A Piala AFF 2026.

Arsitek tim asal Inggris itu mengaku sengaja memulai pertandingan dari tribune sebelum turun mendampingi Timnas Indonesia di sisi lapangan.

Advertisement

Timnas Indonesia mengawali kiprah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27-7-2026) malam WIB.

Lima gol Timnas Indonesia berasal dari hattrick Mitchell Bakker pada menit keenam, ke-15, dan ke-56, Sandy Walsh pada menit ke-24 serta Jens Raven pada menit ke-86.


Ungkapan John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menjalani wawancara eksklusif dalam Bola Break dari Bola.com di Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Herdman mendapat pertanyaan mengenai pilihannya menyaksikan awal laga dari tribune sebelum bergabung ke bangku cadangan.

"Ada dua bagian. Yang pertama adalah memberi kepercayaan kepada para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar bersama kelompok kepemimpinan tim. Saya rasa kami memiliki para pemimpin yang luar biasa dalam skuad ini," ujar Herdman seraya tersenyum.

"Ada enam pemain yang memimpin tim, dan mereka tidak selalu membutuhkan pelatih berada di sana. Seperti yang bisa Anda lihat, mereka mencetak tiga gol tanpa pelatih berada di pinggir lapangan," jelasnya.


Tujuan John Herdman

Herdman mengatakan satu di antara tujuan dari langkah tersebut adalah memberi ruang kepada para pemain untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan di atas lapangan.

Menurutnya, Timnas Indonesia memiliki kelompok pemain yang mampu mengambil tanggung jawab tanpa harus terus bergantung kepada instruksi pelatih dari tepi lapangan.

"Ini tentang memberikan contoh bahwa tim ini dipenuhi para pemimpin. Terkadang mereka memang membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan satu di antara momen tersebut," tutur Herdman.


Mengamati Laga

Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker, menyundul bola ke gawang Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam. Sundulan pada menit ke-56 tersebut berbuah gol ketiganya sekaligus melengkapi hattrick dalam laga debutnya bersama Skuad Garuda yang berakhir dengan kemenangan 5-1 atas Kamboja. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Selain memberi kepercayaan kepada para pemain, Herdman memanfaatkan posisinya di tribune untuk mengamati jalannya pertandingan dari perspektif yang berbeda.

Cara itu dipilih agar ia bisa mengevaluasi implementasi program latihan yang telah dijalani Skuad Garuda selama tiga pekan terakhir.

"Bagi saya, penting untuk melihat pertandingan dari sudut pandang taktik yang berbeda, untuk melihat bagaimana hasil kerja selama tiga minggu terakhir diterapkan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan banyak penonton, melawan lawan yang sulit," ungkap Herdman.

"Jad,  bagi saya, ini adalah malam yang baik. Saya bisa melakukan sedikit dari semuanya. Rasanya menyenangkan," ucapnya.

Berita Terkait