Bola.com, Jakarta - Rekrutan anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, langsung merasakan besarnya magnet Maung Bandung. Kedatangan penyerang asal Argentina itu membawa dampak signifikan terhadap popularitasnya di media sosial.
Jumlah pengikut akun Instagram Mariano Peralta melonjak tajam. Padahal, pemain berusia 28 tahun tersebut belum menjalani debutnya bersama Persib Bandung.
Saat diumumkan sebagai pemain anyar Persib pada Minggu (19/7/2026), akun Instagram Peralta tercatat memiliki sekitar 200ribu pengikut. Namun, hanya dalam waktu sepuluh hari follower Peralta menyentuh angka 532ribu.
Peralta memang belum menjalani debut karena baru tiba di Bandung pada Senin (27/8/2026) malam. Kedatangan Peralta pun langsung disambut hangat manajer Persib, Umuh Muchtar di Stasiun Tegalluar, Bandung.
Sudah di Bandung
Dia juga turut hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026), saat Maung Bandung menghadapi DPMM FC pada laga Grup A Piala Presiden 2026
Peralta menjadi sosok yang paling dinanti kedatangannya di Persib. Pasalnya, eks pemain Borneo FC tersebut datang dengan status sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026.
Musim lalu Peralta tampil impresif bersama Borneo FC. Ia sukses mencetak 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan yang telah dilalui Pesut Etam.
Sosok di Balik Transfer Peralta
Sebelum berlabuh ke Persib, Peralta disebut bakal bergabung dengan Persija Jakarta. Namun, proses negosiasi kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat, sehingga Macan Kemayoran gagal mendapatkan jasa Peralta.
Situasi itu langsung dimanfaatkan Persib yang juga memiliki ketertarikan dengan mantan pemain klub Argentina, San Lorenzo. Hingga akhirnya, Persib resmi mengikat Peralta dengan durasi kontrak selama dua musim.
Pelatih Persib, Igor Tolic mengakui untuk mendatangkan Peralta ke Bandung tidak mudah. Tetapi, manajemen Persib bekerja keras dan tidak kenal waktu untuk mendapatkan tanda tangan Peralta.
"Soal transfer Peralta, Stanley (Sporting Director Persib) bekerja tanpa tidur selama satu bulan. Karena itu negosiasi, semua hal bisa terjadi. Semuanya sangat dinamis, dan Anda tahu siapa saja pesaingnya. Jadi, itu tidak mudah. Tapi pada akhirnya kami berhasil menyelesaikannya," ujar Igor belum lama ini.