Piala AFF 2026: Kata Pengamat Seputar Peluang Cahya Supriadi Jaga Gawang Timnas Indonesia pada Laga Vs Timor Leste

Pengamat bahas peluang Cahya Supriadi mengawal Gawang Timnas Indonesia saat hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 31 Juli 2026, 11:15 WIB
Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya berhasil mecetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Bola.com, Jakarta - Posisi penjaga gawang Timnas Indonesia jadi sorotan jelang laga kedua Grup A Piala AFF 2026 kontra Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31-7-2026).

Blunder Nadeo Argawinata saat menghadapi Kamboja pada pertandingan pertama memunculkan pertanyaan, apakah Cahya Supriadi layak mendapat kesempatan sebagai starter?

Advertisement

Sebelumnya, Tim Garuda menekuk Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Senin (27-7-2026). Namun, kemenangan itu sedikit ternoda usai Nadeo melakukan kesalahan yang berujung pada gol lawan di awal babak kedua.

Kesalahan itu membikin persaingan di bawah mistar kembali menjadi bahan perbincangan. Nama Cahya Supriadi pun disebut-sebut berpeluang mengisi posisi starter pada pertandingan berikutnya.

 


Persaingan Menarik

Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC. (Dok. ileague.id)

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, memberikan pandangan mengenai hal itu. Ia menilai satu kesalahan tidak seharusnya mengubah penilaian terhadap kualitas Nadeo Argawinata.

"Menurut saya, persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia saat ini sangat menarik. Nadeo Argawinata tetap menjadi salah satu kiper terbaik Indonesia," ujar Luciano kepada Bola.com.

"Pengalamannya di level internasional dan ketenangannya dalam pertandingan besar adalah nilai tambah yang sangat penting. Satu kesalahan tidak seharusnya mengubah penilaian terhadap kualitas seorang penjaga gawang," imbuhnya.

Di sisi lain, pria asal Brasil itu juga memberikan penilaian positif terhadap Cahya Supriadi. Menurutnya, kiper muda tersebut memiliki kualitas yang menjanjikan dan layak bersaing memperebutkan posisi utama.

"Cahya Supriadi adalah kiper muda yang memiliki potensi besar. Dia mempunyai refleks yang cepat, keberanian dalam duel satu lawan satu dan masa depan yang sangat menjanjikan. Persaingan seperti ini sangat baik untuk perkembangan Timnas Indonesia," katanya.

 


Cahya Punya Peluang, tetapi...

Cahya Supriadi, PSIM Yogyakarta. (Dok. ileague.id)

Meski demikian, Luciano tak menutup kans Cahya Supriadi tampil sejak menit awal saat jumpa Timor Leste. Tetapi, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih berdasarkan berbagai pertimbangan teknis.

"Apakah Cahya bisa menjadi starter? Tentu ada peluang. Namun, keputusan itu harus didasarkan pada performa selama latihan, kesiapan mental, konsistensi dan kebutuhan taktik tim, bukan hanya karena satu blunder dalam pertandingan," ujar mantan pemain PSM Makassar dan Persija Jakarta itu.

"Bagi saya, seorang penjaga gawang dinilai dari konsistensinya dalam jangka panjang, kemampuan mengorganisasi lini belakang, membaca permainan, serta memberikan rasa aman kepada seluruh tim."

"Yang terpenting adalah Timnas Indonesia memiliki dua penjaga gawang berkualitas yang siap bersaing secara sehat. Persaingan seperti inilah yang akan membuat kualitas tim nasional terus meningkat," tutur Luciano.

Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin. Garuda berada di bawah Singapura (6 poin), Vietnam (3 poin), dan unggul atas Kamboja serta Timor Leste yang sama-sama tanpa poin.

Berita Terkait