Satu Pemain Argentina Tak Ikut Berselebrasi dengan Membentangkan Spanduk Falklands saat Piala Dunia 2026, Jadi Sasaran Kritik

Satu pemain Timnas Argentina jadi sasaran kritik di negaranya setelah terlihat tidka ikut berselebrasi dengan membentangkan spanduk "Falklands' saat Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Agustus 2026, 07:45 WIB
Gelandang Argentina Giovani Lo Celso menunjukkan spanduk bernuansa politik usai semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. (AFP/Thomas Coex)

Bola.com, Jakarta - Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, menjadi sorotan setelah sebuah rekaman memperlihatkan dirinya tidak ikut merayakan kemenangan atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 bersama rekan-rekannya yang membawa spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas" atau "Kepulauan Falkland adalah milik Argentina".

Menurut laporan tersebut, tindakan Martinez memicu kritik dari sebagian suporter Argentina.

Advertisement

Sebelumnya, Timnas Argentina beberapa kali menjadi perhatian sepanjang Piala Dunia 2026, termasuk setelah kekalahan dari Spanyol di partai final.

Selain insiden yang melibatkan konfrontasi panas dan perkelahian antarpemain, selebrasi seusai laga semifinal juga menuai kontroversi.

FIFA kini telah membuka proses disipliner terhadap Argentina setelah sejumlah pemain terlihat menari sambil membawa atau berada di sekitar spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas".

FIFA sedang menyelidiki dugaan pelanggaran Pasal 13, 14, 15, dan 17 dalam kode etik FIFA yang berkaitan dengan muatan politik pada spanduk tersebut.

"Dalam pernyataannya, FIFA menyebut penyelidikan dilakukan sehubungan dengan nyanyian dan gestur diskriminatif, keterlambatan kick off, ketidakpatuhan terhadap protokol pertandingan dan keamanan, penayangan pesan yang tidak pantas oleh tim maupun penonton, serta pelemparan benda oleh suporter dalam sejumlah pertandingan yang melibatkan Timnas Argentina," tulis Give Me Sport.


Tuai Kritik

Pemain Swiss Breel Embolo berebut bola dengan pemain Argentina Lisandro Martinez, sementara kiper Argentina Emiliano Martinez mempertahankan gawangnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Kansas City, Kansas City, 11 Juli 2026. (AFP/ Thomas Coex)

Hanya beberapa pemain La Albiceleste yang terlihat memegang spanduk tersebut, termasuk Lisandro Martinez dan Leandro Paredes.

Sementara itu, rekaman yang beredar memperlihatkan Emiliano Martinez berdiri di belakang Lionel Messi ketika rekan-rekannya mengangkat spanduk dan merayakannya di depan para pendukung Argentina.

Kiper Aston Villa itu tampak berdiri dengan kedua tangan bertolak pinggang dan tidak ikut berada di sekitar spanduk.

Sikap Martinez disebut menuai kritik dari sebagian pendukung Argentina di media sosial. Beberapa di antaranya bahkan melontarkan sebutan bernada keras kepada penjaga gawang tersebut.

Bukan kali pertama Martinez mendapat kritik dari publik negaranya. Seusai kemenangan atas Inggris, ia juga menjadi sorotan setelah menjawab pertanyaan mengenai apakah isu Kepulauan Falkland atau peristiwa Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 berpengaruh terhadap kemenangan Argentina.


Respons Negatif

Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, menghentikan tembakan ke gawang oleh Lamine Yamal (19) dari Spanyol sementara Nicolas Tagliafico (3) dan Cristian Romero (13) menyaksikan selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Martinez menjawab bahwa dirinya tidak menganggap hal tersebut sebagai alasan kemenangan Argentina.

"Saya rasa bukan karena itu. Itu sudah berlalu, saya bahkan belum lahir saat itu."

Ia kemudian menjelaskan bahwa pengalaman tampil di semifinal menjadi faktor penting bagi timnya.

"Pengalaman bermain di semifinal dan mampu unggul menjadi bekal kami. Kami pernah mengalaminya saat menghadapi Kroasia pada Piala Dunia sebelumnya dan terus menekan. Mereka mencoba mempertahankan keunggulan dengan membiarkan kami menguasai bola. Namun, ketika Anda memberi ruang kepada Leo (Messi) dan pemain lain, mereka bisa benar-benar menyakiti lawan dengan permainan di antara lini."

Pernyataan tersebut juga mendapat respons negatif dari sebagian suporter Argentina yang mendukung aksi mayoritas pemain yang membawa spanduk bermuatan politik itu.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait