Arsenal Hantam Girona 4-1, Mikel Arteta: Mantap!

Arsenal menang 4-1 atas Girona di Montilivi. Mikel Arteta puas, menilai tim tampil oke, uji taktik berjalan, dan memberi menit main untuk pemain muda.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 02 Agustus 2026, 10:55 WIB
Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal menaklukkan Girona 4-1 di Stadion Montilivi pada Minggu (2/8) dini hari tadi. Partai pramusim ini menjadi yang pertama disaksikan langsung penonton bagi The Gunners pada agenda musim panas kali ini.

Sebelumnya, Arsenal menang 3-0 atas MK Dons dalam pertandingan tertutup di Sobha Realty Centre pada akhir pekan lalu. Kali ini, Kai Havertz, Christos Tzolis, Max Dowman, dan Gabriel Jesus bergantian mencetak gol untuk tim London Utara.

Advertisement

Mikel Arteta menyambut hasil tersebut dengan optimisme. "Saya sangat senang dengan penampilan kami hari ini," ujar Arteta seusai pertandingan di Arsenal TV.


Kemenangan 4-1 dan Evaluasi Arteta

Mikel Arteta, Nicolas Jover, Arsenal. (Dok. arsenal.com)

Kemenangan di markas Girona menjadi lanjutan tren positif Arsenal pada periode pramusim. Arteta menilai skuad The Gunners menunjukkan performa yang oke dalam laga ini dengan eksekusi rencana yang rapi di kedua babak.

Empat gol Arsenal masing-masing dicetak oleh Kai Havertz, Christos Tzolis, Max Dowman, dan Gabriel Jesus. Hasil ini melengkapi kemenangan 3-0 atas MK Dons dari uji coba tertutup sebelumnya.

Bagi Arteta, momentum penting ini menegaskan progres tim jelang kompetisi bergulir. Ia melihat struktur permainan berjalan sesuai arahan, baik saat menguasai bola maupun dalam transisi.


Persiapan Tim dan Uji Coba Taktis

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menggendong Mikel Merino saat sesi latihan jelang hadapi PSG di final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Jumat (29/5/2026). (AP Photo/Andreea Alexandru)

Menurut Arteta, kondisi Arsenal jelang laga ini sebenarnya kurang optimal. Ia menegaskan kemenangan besar di Montilivi terasa berharga mengingat intensitas latihan sepekan terakhir yang padat.

"Dalam banyak aspek, kami telah mengerjakan banyak hal selama sepekan ini bersama kelompok pemain yang besar. Ada pemain senior, para pemain Brasil yang kembali bergabung selama pekan ini, serta banyak pemain dari akademi," sambung Arteta.

Ia memaparkan bahwa duel kontra Girona menjadi ajang untuk mempraktikkan sejumlah skema. "Ada banyak hal yang ingin kami uji, terutama dalam pertandingan. Mereka menjalankannya dengan sangat baik dan secara keseluruhan saya sangat puas."

Arteta juga menekankan pentingnya respons pemain terhadap situasi lapangan. "Kami harus beradaptasi dengan kondisi, lapangan, dan banyak hal lainnya. Itu juga menjadi ujian yang bagus bagi kami untuk meningkatkan level kompetitif tim. Namun, secara keseluruhan, saya sangat puas," pungkasnya.


Peran Pemain Muda di Montilivi

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri) dan pelatih teknik Arsenal asal Prancis, Nicolas Jover, menyaksikan para pemain dari pinggir lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Arsenal di The City Ground di Nottingham, Inggris tengah, pada 17 Januari 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Di laga ini, Mikel Arteta memainkan banyak pemain muda. Bahkan laga ini ditutup dengan 10 pemain muda menjadi starter di skuad Arsenal, dan Arteta senang bisa memberikan kesempatan kepada para youngster The Gunners.

"Saya rasa mereka memang pantas mendapat kesempatan itu. Pertandingan dan situasinya memungkinkan hal tersebut terjadi. Mereka sudah tampil luar biasa dalam beberapa pekan terakhir bersama kami. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa," sambung Arteta.

Kesempatan menit bermain itu dipandang penting untuk memperkaya pengalaman dan menguji kesiapan para talenta akademi di level persaingan tim utama. Arteta menilai momen tersebut selaras dengan kebutuhan tim dalam membangun kedalaman skuad pada fase pramusim.

Berita Terkait