Super League 2026/2027 Jadi Momen Pembuktian Andik Vermansah Kembali ke Kasta Teratas Bersama Garudayaksa FC

Ya! Pada usianya yang sudah menembus 34 tahun, Andik Vermansah masih menjadi bagian penting dari skuad Garudayaksa FC yang akan bertarung di kasta teratas Indonesia.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 02 Agustus 2026, 21:15 WIB
Aksi Andik Vermansyah bersama Garudayaksa di Pegadaian Championship 2025/2026. (Dok. Garudayaksa)

Bola.com, Jakarta - Usia yang terus melambung tak membuat kebugaran dan kekuatan Andik Vermansah susut. Ia masih terlihat gesit, lincah, bugar, dan liat seperti dulu.

Mantan penyerang Timnas Indonesia itu tampak serius dan antusias melahap semua instruksi tim pelatih dalam sesi latihan jelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Advertisement

Ya! Pada usianya yang sudah menembus 34 tahun, Andik Vermansah masih menjadi bagian penting dari skuad Garudayaksa FC yang akan bertarung di kasta teratas Indonesia.

Musim lalu, Garudayaksa FC sukses mengunci gelar Grup A Liga 2 2025/2026 yang membuat tim berjuluk Spirit of Garuda promosi ke Super League musim ini. Belum mau kehilangan, manajemen segera memperpanjang kontrak tukang gedor kaya pengalaman itu.

Andik Vermansah bergabung dengan Garudayaksa FC pada akhir Agustus 2025 setelah cabut dari Persiraja Banda Aceh. Kehadiran mantan pemain Persebaya Surabaya itu membuat performa tim asuhan Widodo C. Putro kian menggila. Andik Vermansah mengemas dua gol plus 13 assist.

 
 

Asa di Pundak Andik

Pemain Garudayaksa FC, Andik Vermansah berusaha menggiring bola melewati pemain PSS Sleman dalam laga final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (09/05/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Kini, di kasta teratas, manajemen pastinya berharap besar Andik Vermansah kembali mendatangkan tuah. Soalnya, Garudayaksa FC tak ingin hanya sekadar numpang lewat lalu turun kasta lagi ke Liga 2.

"Lebih banyak pertarungan, momen dan kejayaan," tulis Garudayaksa FC.

Bertarung di Super League tentunya tidak enteng, terlebih bagi tim pendatang baru macam Garudayaksa FC. Tim-tim besar seperti Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan juara bertahan Persib Bandung siap menjadi batu sandungan.

Belum lagi tim-tim penuh kejutan macam Bhayangkara FC, Malut United, Arema FC, serta Persita Tangerang juga bakal mengancam membuyarkan mimpi.

Oleh karena itulah, pemain sekaliber Andik Vermansah sangat dibutuhkan. Bagi Andik Vermansah, inilah momen kembalinya ia ke ajang Liga 1. Ia terakhir kali wara wiri di Liga 1 pada musim 2022/2023 saat berkostum Bhayangkara FC.


Berpotensi Kembali Jadi Kapten

Aksi Andik Vermansyah bersama Garudayaksa di Pegadaian Championship 2025/2026. (Dok. Garudayaksa)

Tak menutup kemungkinan, pelatih Garudayaksa FC yang baru, Milos Joksic, masih akan mendapuk kelahiran Jember, Jawa Timur, 23 November 1991 sebagai leader di lapangan alias kapten tim.

Milos Joksic memang butuh sosok amunisi dengan jam terbang tinggi seperti Andik Vermansah.

Pernyataan Milos Joksic seakan mengisyaratkan betapa dirinya sangat bergantung kepada pemain seperti Andik Vermansah, yang tak hanya mumpuni memberikan assist, tapi juga lapar gol.

"Saya ingin tim ini bisa mencetak banyak gol. Itu berarti setiap pemain harus bisa menguasai setiap bagian lapangan pertandingan," kata Milos Joksic.

Dengan semua yang dimiliki Andik Vermansah, baik pengalaman serta skill di atas rata-rata, Garudayaksa FC siap 100 persen memberikan warna sekaligus kejutan di Super League musim ini.

Berita Terkait