Curtis Jones Diburu Inter Milan, Liverpool Harus Pertimbangkan Faktor-faktor Ini Sebelum Melepasnya

Inter Milan mengajukan beberapa tawaran untuk Curtis Jones, namun Liverpool menilai gelandang 25 tahun itu penting secara finansial, regulasi, dan identitas.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 02 Agustus 2026, 15:28 WIB
Pemain Liverpool, Curtis Jones merayakan golnya ke gawang Leicester pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Anfield, Liverpool, Inggris, Jumat (27/12/2024) WIB. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Liverpool tengah menimbang masa depan Curtis Jones di tengah minat serius Inter Milan pada bursa transfer musim panas. Klub Italia itu telah beberapa kali mengajukan tawaran, tapi belum ada proposal yang memenuhi valuasi The Reds.

Di usia 25 tahun, Jones sudah mencatat 228 penampilan sejak debut pada 2019. Sebagai gelandang jebolan akademi dengan kontrak hingga 2026, keputusannya akan berdampak pada struktur skuad dan situasi ruang ganti.

Advertisement

Pembahasan tak berhenti di nilai jual. Liverpool juga harus menghitung efek terhadap regulasi homegrown, kebutuhan lini tengah, hingga identitas permainan yang selama ini turut dihidupkan oleh pemain lokal.


Inter Milan dan Valuasi Transfer Curtis Jones

Pemain Liverpool, Curtis Jones (tengah), dibayangi pemain Inter Milan Henrikh Mkhitaryan (kiri) dan Marcus Thuram dalam laga Liga Champions di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu, (10/12/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Inter Milan sudah beberapa kali datang dengan proposal, tetapi Liverpool belum menerima tawaran yang sesuai. Klub asal Merseyside meminta nilai transfer lebih dari 40 juta euro (sekitar Rp 822 miliar).

Dari sudut finansial, penjualan Jones dapat menghadirkan pemasukan bersih karena ia berstatus jebolan akademi dengan nilai buku nol. Jika kontraknya tidak diperpanjang melewati 2026, dana transfer tersebut bisa membantu klub memenuhi kebutuhan lain dalam skuad.

Arus kas seperti itu juga relevan untuk menjaga kepatuhan terhadap Profit and Sustainability Rules (PSR). Selain itu, kepergian Jones berpotensi membuka ruang bagi talenta muda seperti Trey Nyoni atau memberi peluang merekrut gelandang baru yang sesuai kebutuhan pelatih Andoni Iraola.


Dampak Terhadap Identitas Klub dan Status Homegrown

Curtis Jones dalam laga Liverpool vs Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (Dok. Liverpool FC)

Di sisi lain, Liverpool berisiko kehilangan salah satu slot pemain homegrown jika Jones pergi. Regulasi Premier League dan Liga Champions mengharuskan kehadiran sejumlah pemain lokal dalam daftar skuad, sehingga klub perlu menyiapkan solusi jika kekosongan itu muncul.

Aspek nonteknis juga tak kalah penting. Jones memahami budaya klub sejak usia muda dan kehadiran sosok lokal di ruang ganti memberi nilai yang sulit digantikan oleh pendatang baru, baik dari sisi komunikasi maupun identitas tim.

Pelatih Andoni Iraola menegaskan signifikansi latar Jones sebagai pemain asli Liverpool. “Sangat penting bahwa dia berasal dari sini, dia adalah pemain Scouse,” ujar Iraola, menggarisbawahi peran pemain lokal dalam menjaga identitas dan kohesi tim.


Peran Taktis Curtis Jones di Lini Tengah Liverpool

Di babak kedua, pada menit ke-49, Curtis Jones berhasil mencetak gol keunggulan untuk Liverpool atas Leicester City. (Paul ELLIS/AFP)

Kedalaman lini tengah bisa terdampak jika Jones hengkang. Ia mampu bermain di beberapa posisi dan menghadirkan opsi berbeda ketika tim menuntut kontrol ritme atau butuh pemain yang kuat menjaga penguasaan bola.

Kemampuan Jones menghadapi tekanan lawan menjadi aset tersendiri. Meski sesekali terlalu lama menguasai bola, ia memiliki kualitas untuk keluar dari pressing dan membantu tim mengontrol pertandingan.

Profil semacam ini memberikan variasi penting dalam struktur permainan. Kehilangannya bisa memangkas fleksibilitas taktis yang selama ini tersedia bagi pelatih dalam merespons perubahan jalannya laga.


Pertimbangan Waktu di Bursa Musim Panas

Selebrasi Curtis Jones usai mencetak gol kedua saat Liverpool membungkam Chelsea di pertandingan pekan ke delapan Premier League 2024/2025 di Anfield, Minggu (20/10/2024) malam WIB. (Jon Super/AP)

Waktu transaksi juga krusial. Melepas Jones menjelang akhir bursa berisiko membuat Liverpool berada di posisi sulit, karena klub lain dapat menaikkan harga pemain incaran saat mengetahui The Reds membutuhkan tambahan kekuatan di lini tengah.

Faktor adaptasi tak boleh diabaikan. Bergabung ke klub besar seperti Liverpool menuntut proses yang tidak instan, sehingga mempertahankan Jones bisa menjadi pilihan yang lebih aman jika waktu perekrutan pengganti sangat mepet.

Pada akhirnya, Liverpool memang bisa mendapatkan keuntungan finansial besar dari penjualan Curtis Jones ke Inter Milan. Namun, kehilangan pemain lokal, pengatur tempo permainan, dan sosok yang memahami identitas klub pasti akan sangat merugikan.

Sumber: This is Anfield

Berita Terkait