Bola.com, Jakarta - Bintang Manchester City, Erling Haaland, mengungkapkan sosok pemain paling cerdas yang pernah menjadi rekan setimnya sepanjang karier.
Meski pernah bermain bersama sederet gelandang top seperti Kevin De Bruyne hingga Martin Odegaard, penyerang Manchester City itu justru memilih Bernardo Silva sebagai sosok dengan kecerdasan sepak bola terbaik.
Di usia 26 tahun, Haaland telah bermain bersama banyak pemain kelas dunia. Namun, menurutnya, tak ada yang mampu menyamai football IQ yang dimiliki Bernardo Silva.
Haaland menjadi satu di antara penyerang paling mematikan dalam sejarah Premier League. Hingga kini, striker asal Norwegia itu telah mengoleksi 112 gol dari 132 pertandingan bersama Manchester City.
Meski demikian, Haaland menyadari ketajamannya tak lepas dari kontribusi para pemain kreatif di sekelilingnya.
Dari sekian banyak rekan setim yang pernah bermain bersamanya, Bernardo Silva menjadi sosok yang paling membuat Haaland terkesan.
"Dia mungkin pemain paling cerdas yang pernah bermain bersama saya karena cara dia mengendalikan jalannya pertandingan," ujar Haaland kepada Sky Sports, Minggu (2/8/2026).
Sosok Serbabisa
Bernardo Silva menjadi bagian penting kesuksesan Manchester City selama sembilan musim terakhir di bawah asuhan Pep Guardiola.
Pemain asal Portugal itu dikenal sebagai sosok serbabisa. Awalnya beroperasi sebagai winger kreatif, Bernardo kemudian bertransformasi menjadi gelandang pengatur tempo, bahkan beberapa kali dimainkan sebagai bek kiri.
Kemampuan beradaptasi itulah yang membuatnya menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di era Pep Guardiola, yakni 460 pertandingan.
Pujian Tinggi Haaland
Haaland menilai kontribusi Bernardo terhadap kesuksesan The Citizens sangat luar biasa.
"Kalau berbicara tentang kariernya di Manchester City selama sembilan tahun terakhir, itu benar-benar luar biasa,: tutur Haaland.
"Dia memenangkan enam gelar Premier League. Lihat saja semua trofi yang dia raih. Dia juga menjuarai Liga Champions dan menjadi sosok yang sangat penting ketika kami meraih treble."
"Dia mencetak gol ke gawang Bayern Munchen dan dua gol saat menghadapi Real Madrid. Sulit menemukan kata-kata yang tepat karena dia begitu penting bagi klub ini selama sembilan tahun terakhir."
"Dia ikut membentuk Manchester City, bukan hanya lewat penampilannya di lapangan, tetapi juga melalui pengaruhnya di luar lapangan," tutup Haaland.
Sumber: Sky Sports