Bola.com, Jakarta - Liverpool meningkatkan optimisme untuk merekrut Bradley Barcola pada bursa transfer musim panas. Peluang itu disebut membesar setelah PSG dikabarkan mulai mendekati pengganti sang winger.
Barcola menjadi target utama untuk memperkuat lini depan The Reds pada musim 2026-2027. Profilnya dinilai selaras dengan filosofi permainan pelatih baru, Andoni Iraola.
Apabila transfer terwujud, susunan pemain Liverpool diproyeksikan lebih berbahaya berkat kombinasi kecepatan, kreativitas, dan fleksibilitas di sektor serang.
Negosiasi Liverpool–PSG dan Status Bradley Barcola
Liverpool masih melanjutkan negosiasi dengan PSG untuk mendapatkan tanda tangan Bradley Barcola. Menurut FootballTransfers, klub asal Prancis itu dikabarkan mematok harga 170 juta euro (sekitar Rp3,49 triliun).
Kendati banderolnya tinggi, peluang negosiasi tetap terbuka. Dorongan tambahan datang karena PSG dikabarkan mulai mendekati pengganti di posisi winger.
The Reds menempatkan Barcola sebagai prioritas untuk menambah daya gedor musim 2026-2027. Kebutuhan ini dipandang strategis untuk memperkaya variasi serangan di bawah komando Iraola.
Karakteristik Barcola dan Kecocokan dengan Iraola
Barcola tampil produktif musim lalu dengan 13 gol dan tujuh assist dari 49 pertandingan. Catatan itu memperlihatkan efektivitasnya dalam menyumbang gol maupun peluang.
Kecepatan dan akselerasi menjadi kekuatan utama pemain berusia 23 tahun tersebut. Dalam skema Iraola, ia diperkirakan ideal mengisi sisi kiri untuk menyediakan ancaman dari pergerakan melebar maupun menusuk.
Meski bukan pengganti langsung Mohamed Salah, kehadiran Barcola diyakini memberi dimensi baru pada lini serang. Fleksibilitasnya untuk berpindah ke kanan memungkinkan rotasi dinamis, termasuk bergantian posisi dengan Rio Ngumoha sepanjang laga.
Kolaborasi dengan Florian Wirtz
Barcola memiliki kemampuan pergerakan tanpa bola menuju ruang kosong, sebuah atribut yang selaras dengan visi umpan dan kreativitas Florian Wirtz. Kualitas tersebut berpotensi mempercepat koneksi antarlini.
Musim lalu, Wirtz kesulitan tampil maksimal karena minim dukungan pergerakan di area depan. Kehadiran Barcola dinilai dapat membuka lebih banyak ruang bagi gelandang asal Jerman itu untuk mengirim umpan berbahaya.
Dengan opsi berpindah sisi, Barcola memberi variasi serangan yang memperkaya jalur progresi bola menuju Wirtz. Pola ini diharapkan menghadirkan ritme serangan yang lebih mengalir dan terstruktur.
Proyeksi Formasi 4-2-3-1 Liverpool
Jika transfer terealisasi, Iraola diperkirakan tetap mengusung 4-2-3-1 demi keseimbangan kreativitas, kecepatan, dan ketajaman penyelesaian akhir. Struktur tersebut memberi ruang bagi tipikal winger cepat dan playmaker sentral.
Di bawah mistar berdiri Alisson. Empat bek diisi Jeremie Frimpong, Jeremy Jacquet, Virgil van Dijk, dan Milos Kerkez. Sektor gelandang diisi duet Dominik Szoboszlai serta Ryan Gravenberch, dengan Florian Wirtz sebagai gelandang serang.
Rio Ngumoha diproyeksikan menempati sisi kanan dan Bradley Barcola mengisi kiri. Alexander Isak menjadi ujung tombak untuk memaksimalkan suplai dari kedua sayap serta servis Wirtz dari ruang antar lini.
Apabila seluruh kepingan itu menyatu, Liverpool berpeluang kembali menjadi penantang serius gelar Liga Inggris. Iraola pun memiliki fondasi kuat untuk membangun tim yang lebih agresif dibanding musim sebelumnya.
Sumber: FootballTransfers