Piala Presiden 2026: Melaju ke Final, Bernardo Tavares Akui Persebaya Kesulitan Bekuk Arema

Persebaya Surabaya menunjukkan peningkatan performa dalam laga melawan Arema FC.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 05 Agustus 2026, 00:04 WIB
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya sukses menembus final Piala Presiden 2026. Kepastian ini didapat setelah Bajul Ijo menang tipis 1-0 atas Arema FC dalam laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026).

Tim Bajul Ijo menunjukkan peningkatan performa dalam laga ini. Permainan tim jauh lebih hidup dalam membangun serangan. Gol tunggal laga ini dicetak oleh bek Yuran Fernandes di injury time babak pertama.

Advertisement

Francisco Rivera dkk. sebenarnya berpeluang menambah gol seiring unggul jumlah pemain sejak menit ke-66. Arema FC terpaksa bermain dengan 10 personel dalam waktu yang tersisa karena Diego Landis mendapat kartu merah.

"Saya rasa ini pertandingan yang sulit. Terkadang terlalu banyak emosi, banyak pelanggaran. Kami harus jujur, ini bukan pertandingan sempurna yang kami tahu dan bisa mainkan," kata Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, dalam konferensi pers setelah pertandingan.

"Tetapi kami punya alasan bahwa kita mendapat satu hari libur, waktu persiapan dan pemulihan yang lebih sedikit daripada saat melawan Arema. Pemain kami lelah, tetapi hari ini mereka adalah pejuang, mereka menunjukkan sikap yang baik," imbuhnya.

 


Kerja Keras Tim

Persebaya Surabaya Vs Arema FC di Piala Presiden 2026. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Persebaya sempat kesulitan mengembangkan permainan saat mengandalkan trio gelandang Rachmat Irianto, Toni Firmansyah, dan Diogo Ramalho yang tampil sejak menit pertama. Susunan ini terbilang mengejutkan karena Francisco Rivera dicadangkan.

Diogo Ramalho yang didapuk sebagai gelandang serangan tidak bisa berbuat banyak. Dia ditarik keluar pada menit ke-27 diganti dengan Rivera. Tim asal Kota Pahlawan itu baru bisa tampil lebih baik setelah Rivera masuk.

Rivera kemudian jadi pemain kunci dengan mengirim sepak pojok terukur ke arah kotak penalti. Yuran Fernandes pun sukses menunjukkan keunggulan duel udara dan menanduk bola jelang berakhirnya babak pertama.

"Penting untuk mencetak gol pertama dan kami memiliki lebih banyak peluang. Sayangnya, kami tidak mencetak gol kedua dan saya sangat senang dengan kerja keras tim kami hari ini," ujar Tavares.

 

 


Bakal Sengit

Persebaya kini akan melakoni pertandingan terakhir Piala Presiden 2026. Persib Bandung sudah menunggu Persebaya dalam laga final yang akan berlangsung di stadion yang sama, Kamis (6/8/2026) malam.

Duel ini diprediksi berlangsung kian sengit sebab baik Persib maupun Persebaya sama-sama berstatus juara grup. Keduanya juga sukses menembus fase gugur dengan menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup.

Berita Terkait