Magis Bernardo Tavares Tuntun Persebaya ke Final Piala Presiden 2026: DNA Juara yang Terbitkan Asa Penawar Dahaga

Lewat pendekatan taktik Bernardo Tavares yang menekankan kekuatan pertahanan, Persebaya Surabaya menjelma tim tangguh dan sukses membuat semua lawannya di Piala Presiden 2026 lumpuh.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 05 Agustus 2026, 13:45 WIB
Persebaya Surabaya mengikuti Piala Presiden 2026. (Dok Persebaya)

Bola.com, Jakarta - Tangan dingin Bernardo Tavares telah menerbitkan asa baru bagi para pendukung Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026. Berbekal filosofi permainan efektif dan DNA juara dari pelatih asal Portugal itu, Bajul Ijo melenggang ke final dan berpeluang mengangkat trofi.

Lewat pendekatan taktik Bernardo Tavares yang menekankan kekuatan pertahanan, Persebaya Surabaya menjelma tim tangguh dan sukses membuat semua lawannya di Piala Presiden 2026 lumpuh.

Advertisement

Pada fase grup, Bajul Ijo menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan, yakni saat bersua Persija Jakarta (1-0), PSMS Medan (1-0), dan Port FC (2-1).

Teranyar, skuad asuhan Bernardo Tavares kembali menyajikan penampilan yang efektif untuk membekuk Arema FC dengan skor 1-0 pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026).

Bajul Ijo pun akhirnya sukses melenggang ke final untuk kedua lainnya. Sebelumnya, mereka pernah mencapainya pada edisi 2019. Sayangnya, ketika itu mereka gagal merebut gelar juara setelah tumbang dari Arema FC dengan agregat 2-4.

Di bawah komando Tavares, Persebaya punya harapan baru untuk mengukir gelar juara pertamanya di ajang ini. Pelatih asal Portugal itu telah menawarkan DNA baru sebagai penawar dahaga gelar juara yang telah lama dinanti para penggemarnya.


DNA Juara Bernardo Tavares

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengamati jalannya pertandingan melawan PSMS Medan pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026). Di bawah arahan Bernardo Tavares, Bajul Ijo berhasil mengamankan kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Yuran Fernandes sekaligus memastikan langkah ke babak semifinal. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Bernardo Tavares bukanlah sosok pelatih baru di kancah sepak bola nasional. Sebab, juru taktik berusia 46 tahun itu sudah merintis kariernya di Indonesia sejak medio April 2022, tepatnya ketika menukangi PSM Makassar.

Skuad Juku Eja pun telah mengenyam berbagai kesuksesan bersama pelatih berkepala plontos itu, mulai dari menjuarai Liga 1 2022/2023, mencapai Zonal Final ASEAN di Piala AFC 2022, hingga semifinal ASEAN Club Championship 2024/2025.

Berbagai pencapaian itu diukir PSM Makassar lewat satu benang merah yang sama dengan gaya bermain Persebaya Surabaya bersama pelatih kelahiran 2 Mei 1980 itu pada ajang Piala Presiden 2026.

Pendekatan taktik milik Tavares memang tergolong pragmatis dan berfokus pada efektivitas. Di lini pertahanan, skuad Bajul Ijo menggunakan garis pertahanan menengah hingga rendah alias medium to low block.

Saat tidak menguasai bola, anak asuh Tavares membentuk struktur bertahan yang pasif dan disiplin di area permainannya. Mereka membiarkan lawan leluasa menguasai bola, lalu menutup rapat celah-celah antarlini.

Persebaya juga memaksimalkan transisi positif dan counter attack cepat. Tidak hanya itu, tim asal Kota Pahlawan ini juga sering memaksimalkan situasi bola mati. Semua mengacu satu karakter: sepak bola reaktif dan mengutamakan hasil akhir.

“Saya menyukai aksi tim kami saat tanpa bola. Seperti yang sudah saya katakan, situasi yang terjadi dalam pertandingan, dengan gol yang menentukan pertandingan, menjadi pemicu,” kata Tavares sesuai laga kontra Persija.

“Kami melakukan pressing dengan sangat baik dan setelah itu pemain lawan melakukan umpan buruk kepada penjaga gawang, dan dari kejadian itu kami berhasil mencetak gol," lanjut pelatih asal Portugal itu.


Penerjemah Taktik Tavares

Selebrasi bek Persebaya, Yuran Fernandes usai membobol gawang PSMS Medan dalam laga Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026). (Dok. Persebaya)

Kedatangan Bernardo Tavares ke Persebaya Surabaya tidak sendiri. Dia hadir bersama gerbong berisi rombongan pemain PSM Makassar yang dianggap mampu menerjemahkan keinginannya di atas lapangan.

Sejumlah pilar yang pernah menjadi tulang punggungnya di PSM turut diboyong ke Surabaya, mulai dari Reza Arya, Ricky Pratama, Syahrul Lasinari, Gledson da Silva, hingga sang menara pertahanan, Yuran Fernandes.

Jangan lupakan pula Ramadhan Sananta yang pernah bermain untuk Tavares saat PSM meraih juara pada 2022/2023.

Yuran Fernandes tentu menjadi salah satu pemain yang layak mendapatkan apresiasi di balik kesuksesan Persebaya melenggang ke final.

Bek andalan Tavares ini tidak hanya solid saat bertahan, tetapi juga bisa menghasilkan gol untuk menjadi penentu kemenangan.

Bek asal Tanjung Verde itu bisa muncul dalam momen-momen krusial. Dia selalu bisa mencetak gol kemenangan saat Persebaya Surabaya menumbangkan PSMS Medan di fase grup, hingga menggulung Arema FC di semifinal.

Menariknya, semua gol yang dicetak Yuran bermuara dari sumber yang sama, yakni memaksimalkan situasi sepak pojok.

Dalam laga kontra PSMS, dia memanfaatkan servis Diogo Ramalho, sedangkan saat menjebol gawang Arema FC, Yuran menanduk eksekusi Francisco Rivera.


Siap Berebut Trofi

Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol yang dicetak Yuran Fernandes dalam laga kontra PSMS Medan di Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (29/7/2026). (Dok. Vidio)

Kini, Persebaya Surabaya harus bersiap untuk menghadapi salah satu lawan terberatnya untuk menjuarai Piala Presiden 2026.

Mereka akan bersua Persib Bandung dalam duel yang akan bergulir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).

Persib tentu bukan lawan yang enteng bagi Persebaya. Mereka datang sebagai tim terkuat di Indonesia karena telah menjuarai tiga gelar Super League secara beruntun, yakni mulai edisi 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.

“Persib Bandung tiga kali menjadi juara Super League. Melihat tim lawan, mereka adalah favorit. Kami harus menunjukkan permainan yang sangat, sangat bagus agar memiliki peluang melawan Persib.,” kata Tavares jelang laga kontra Persib.

Tidak hanya itu, skuad Pangeran Biru di bawah asuhan Igor Tolic juga memiliki karakter pertahanan yang tak kalah kokoh dari Bajul Ijo. Sejauh ini, kedua tim ini sama-sama baru kebobolan satu gol saja di Piala Presiden 2026.

Ketahanan lini belakang yang dikawal Yuran Fernandes dan kawan-kawan akan diuji oleh dua striker asing Persib yang tampil moncer, yakni Balsa Sekulic dengan koleksi tiga gol serta Uilliam Barros yang sudah mencetak dua gol.

Laga final di Gianyar ini bukan hanya sekadar perebutan trofi, melainkan pembuktian apakah resep pragmatis Tavares mampu meruntuhkan dominasi Pangeran Biru sekaligus mengakhiri dahaga gelar Bajul Ijo.

Berita Terkait