Kata-kata Pertama Mohamed Salah sebagai Pemain Trabzonspor: Kalian Siap?

Mohamed Salah resmi bergabung dengan Trabzonspor, menyapa suporter lewat video. Fans memadati Bandara Istanbul, sementara Jamie Carragher mengaku terkejut.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 05 Agustus 2026, 16:28 WIB
Mohamed Salah #10 Timnas Mesir bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan timnya melalui adu penalti selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Australia dan Mesir di Stadion Dallas pada 4 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Kevin C. Cox/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Mohamed Salah akhirnya menemukan pelabuhan baru. Penyerang Timnas Mesir itu resmi bergabung dengan Trabzonspor pada bursa transfer musim panas setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool lebih cepat dari jadwal.

Pengumuman kedatangan Mohamed Salah dilakukan lewat video resmi klub yang langsung memantik antusiasme besar. Sang bintang juga menyampaikan pesan singkat untuk para suporter yang sudah menantikan kehadirannya.

Advertisement

Sambutan hangat hadir dari pendukung Trabzonspor, dengan kerumunan yang memadati Bandara Istanbul untuk menyambut pemain berusia 34 tahun tersebut.


Resmi Gabung Trabzonspor, Pesan Perdana Mohamed Salah

Mohamed Salah #10 Mesir bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan 3-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Selandia Baru dan Mesir di BC Place Vancouver pada 21 Juni 2026 di Vancouver, British Columbia. (Fran Santiago/Getty Images via AFP)

Trabzonspor merilis video perkenalan yang menampilkan Mohamed Salah mengenakan seragam klub. Dalam video itu, ia menyapa pendukung yang telah lama menunggu kabar resmi kepindahannya ke Turki.

"Trabzon, apakah kalian siap? Saya bisa mendengar kalian. Sampai jumpa dalam waktu dekat." Di akhir video, Salah menutup sapaan itu dengan sebuah kalimat singkat dalam bahasa Turki.

Ketibaan Salah ke Turki menjadi salah satu perpindahan pemain yang paling menyita perhatian pada musim panas ini. Para penggemar memadati Bandara Istanbul untuk menyambutnya, mempertegas besarnya ekspektasi terhadap kontribusinya di skuad baru.

Trabzonspor sendiri memenangkan persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Salah. Besiktas dan klub Arab Saudi, Al Ittihad, sebelumnya juga berupaya merekrut mantan bintang Liverpool tersebut.


Keputusan Tinggalkan Liverpool dan Target Musim Ini

Salah memainkan laga terakhirnya bersama The Reds saat menjamu Brentford di Liga Inggris 2025/2026. (AFP/Paul Ellis)

Mohamed Salah berstatus tanpa klub setelah memutus kontrak dengan Liverpool 12 bulan lebih awal. Keputusan tersebut diambil setelah musim yang mengecewakan di bawah asuhan Arne Slot.

Trabzonspor, yang finis di posisi ketiga Liga Turki musim lalu, berhasil meyakinkan Salah untuk bergabung. Kesepakatan ini diambil pada periode bursa transfer musim panas.

Musim ini, Trabzonspor berpeluang tampil di Liga Europa apabila mampu melewati babak play-off. Situasi tersebut menghadirkan panggung kompetitif yang jelas bagi Salah pada awal petualangannya di sepak bola Turki.


Respons Jamie Carragher atas Pilihan Salah

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (Dok. Liverpool FC)

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyatakan tak menduga Salah akan memilih Trabzonspor. Menurutnya, kualitas Mohamed Salah masih layak untuk bersaing di salah satu klub elite Eropa.

"Saya tidak pernah percaya dia akan pergi ke Arab Saudi. Pertama, dia terlalu bagus untuk itu dan saya pikir dia masih bisa bermain di Liga Italia."

"Bagi saya, Turki terasa satu tingkat di bawah. Saya yakin dia akan berakhir di AC Milan atau Juventus. Mungkin tuntutan gajinya menjadi masalah."

"Saya pikir dia adalah sosok seperti Cristiano Ronaldo. Dia sangat termotivasi dan statistik sangat berarti baginya. Saya merasa dia ingin bermain untuk klub yang benar-benar bergengsi."

"Jelas tuntutan gajinya mungkin membuat beberapa klub mundur. Namun, saya sempat berpikir dia akan menurunkan sedikit permintaannya demi bergabung dengan klub yang lebih besar."

"Pergi ke AC Milan atau Juventus, bermain di San Siro, tampil di kompetisi Eropa. Akan tetapi, saya merasa dia masih lebih baik daripada bermain di Turki."

Pernyataan Carragher tersebut dilaporkan oleh Daily and Sunday Express.

Sumber: Daily and Sunday Express

Berita Terkait