Pelatih PSIM Menilai Cahya Supriadi Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia

Jean-Paul van Gastel menilai Cahya Supriadi terus menunjukkan perkembangan signifikan.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 06 Agustus 2026, 08:30 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi bersiap saat melawan Filipina pada laga Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan pujian tinggi kepada Cahya Supriadi. Ia yakin sang pemain punya potensi besar untuk menjadi penjaga gawang utama Timnas Indonesia di masa depan.

Van Gastel menilai Cahya terus menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan usia yang masih relatif muda, ia percaya mantan kiper Persija Jakarta itu memiliki ruang sangat luas untuk meningkatkan kualitas.

Advertisement

"Saya pikir di masa depan dia mungkin bisa menjadi kiper utama tim nasional," ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Menurut Van Gastel, performa Cahya juga tidak luput dari perhatian klub-klub besar di Indonesia. Namun, ia memastikan sang kiper tetap jadi bagian penting dalam proyek PSIM Semarang untuk musim depan.


Jawab Rumor Kiper Asing

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel sedang memberikan arahan kepada anak asuhnya saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Van Gastel sekaligus menjawab rumor yang menyebut Laskar Mataram akan mendatangkan kiper asing untuk menghadapi Super League 2026/2027. Ia memastikan kabar tersebut tidak benar.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut menuturkan tim pelatih masih menaruh kepercayaan penuh kepada Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang nomor satu PSIM.

Keputusan itu diambil karena peningkatan performa Cahya dinilai sangat positif. Apalagi, kiper kelahiran Karawang tersebut kini tengah mendapat kepercayaan membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

"Saya mendengar ada rumor bahwa kita akan mendatangkan kiper asing, tetapi bukan itu yang akan kita lakukan. Kita akan mempertahankan Cahya karena kita memiliki rasa percaya kepadanya," kata Van Gastel.


Cahya Tetap Jadi Andalan PSIM

Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya berhasil mecetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Van Gastel kembali menegaskan tidak ada rencana merekrut kiper asing sebagai pengganti Cahya. Baginya, PSIM sudah mempunyai sosok yang tepat untuk mengawal gawang pada musim baru.

Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut mengatakan tidak ada alasan mencari penjaga gawang dari luar negeri karena Cahya Supriadi telah membuktikan kualitas.

"Sudah jelas dia akan diminati oleh klub-klub yang lebih besar di liga ini. Akan sangat menarik bagi mereka untuk mendatangkannya, tetapi untuk saat ini dia akan tetap bersama kami," tegas Van Gastel.

"Untuk membawa kiper asing menggantikan Cahya? Tidak, tidak. Saya tidak tahu apakah rumor itu benar atau tidak, tetapi saya tidak akan mendatangkan kiper asing. Saya akan mempertahankan Cahya, jadi bagi saya tidak ada lagi bahan diskusi," pungkasnya.

Berita Terkait