Phil Foden Bangkit Usai Dicoret dari Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Jadi Pemimpin Baru Man City

Phil Foden menjadi salah satu nama besar yang tidak dibawa pelatih Thomas Tuchel ke turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Agustus 2026, 11:15 WIB
Gelandang Manchester City, Phil Foden, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Manchester City di Craven Cottage, London, pada 2 Desember 2025. (Ben STANSALL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Manchester City, Phil Foden, akhirnya angkat bicara mengenai kegagalannya masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 26 tahun itu mengaku memilih menjauh sejenak dari sepak bola demi memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum memulai musim baru.

Advertisement

Phil Foden menjadi salah satu nama besar yang tidak dibawa pelatih Thomas Tuchel ke turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan karena Foden selama ini dikenal sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki sepak bola Inggris.

Alih-alih larut dalam kekecewaan, Phil Foden memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul bersama keluarga dan mengisi ulang energinya.

"Saya mengambil waktu istirahat dari sepak bola, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan benar-benar beristirahat," ujar Foden dalam konferensi pers jelang laga pramusim Manchester City melawan K-League All Stars di Seoul.


Target Bangkit dan Membawa Man City Meraih Gelar

Gelandang Manchester City, Phil Foden, memegang tangannya yang diperban saat bersiap melakukan lemparan ke dalam pada pertandingan Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Borussia Dortmund di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 November 2025. (Oli SCARFF / AFP)

Kini Phil Foden menatap musim 2026/2027 dengan semangat baru. Ia bertekad kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus membantu Manchester City meraih berbagai trofi.

"Saya hanya ingin menjalani musim yang benar-benar bagus. Saya ingin membantu tim semaksimal mungkin, menjadi salah satu pemimpin di tim, dan semoga kami bisa memenangkan gelar," ujar Foden.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Foden siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar di skuad The Citizens. Selama ini ia lebih dikenal sebagai pemain yang memimpin lewat performa di lapangan dibandingkan vokal di ruang ganti.


Enzo Maresca Ingin Kembalikan Performa Terbaik Foden

Enzo Maresca, pelatih Manchester City. (Dok. X @ManCity)

Kegagalan tampil di Piala Dunia 2026 justru memberikan keuntungan tersendiri bagi Foden. Ia dapat mengikuti seluruh rangkaian pramusim bersama pelatih anyar Manchester City, Enzo Maresca.

Belum lama ini, Foden juga menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang akan membuatnya bertahan di Etihad Stadium hingga 2030.

Maresca sebelumnya menegaskan mengembalikan Foden ke performa terbaiknya merupakan salah satu prioritas utama. Sang pelatih ingin Foden kembali tampil seperti saat meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League dua musim lalu.

Hubungan keduanya pun sudah terjalin cukup baik sejak sama-sama menjadi bagian dari musim treble Manchester City, sehingga Maresca yakin Foden masih memiliki potensi besar untuk berkembang.


Siap Mengisi Kekosongan Kepemimpinan di Etihad

Phil Foden dan Ryan Sessegnon berebut bola dalam laga Premier League antara Manchester City vs Fulham di Etihad Stadium, 12 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Manchester City memasuki era baru setelah sejumlah perubahan terjadi dalam skuad, termasuk hengkangnya Bernardo Silva ke Real Madrid. Situasi tersebut membuka peluang bagi pemain-pemain senior untuk mengambil peran lebih besar.

Foden menilai dirinya siap menjadi salah satu sosok pemimpin baru di ruang ganti City. Mentalitas yang ditunjukkannya setelah gagal tampil di Piala Dunia dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi musim mendatang.

Apabila mampu kembali ke performa terbaik dan terbebas dari masalah kebugaran, Foden berpotensi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Manchester City pada musim 2026/2027.

Penampilan impresif bersama klub juga diyakini dapat membuka kembali pintu Timnas Inggris untuk turnamen internasional berikutnya.

Sumber: City Xtra

Berita Terkait