8 Wakil Indonesia Berstatus Unggulan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026, Termasuk Fajar/Fikri

Dari total 11 wakil Indonesia yang dikirim ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026, delapan di antaranya berstatus sebagai unggulan.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 07 Agustus 2026, 08:30 WIB
Ekspresi kecewa pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri setelah gagal mencetak poin dalam laga 32 besar Indonesia Open 2026 melawan wakil China, Chen Bo Yang dan Liu Yi di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (03/06/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Indonesia mengusung optimisme tinggi menghadapi Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026. Dari total 11 wakil yang dikirim, delapan di antaranya berstatus sebagai unggulan.

Berdasarkan daftar unggulan yang dirilis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis (6/8/2026), pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Merah Putih dengan unggulan tertinggi. Keduanya menempati unggulan kedua, hanya berada di bawah pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

Advertisement

Status tersebut bukan tanpa alasan. Fajar/Fikri datang ke Kejuaraan Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih dua turnamen bergengsi, Japan Open dan China Open 2026. Menariknya, pada final kedua turnamen itu mereka sama-sama menaklukkan Kim/Seo.

Selain Fajar/Fikri, sektor ganda putra Indonesia juga diwakili dua pasangan unggulan lainnya. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menempati unggulan kesembilan, sementara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berada di posisi unggulan ke-12.

 


Jonatan Christie dan Putri KW Juga Masuk

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie usai bertanding melawan Jia Heng Jason The (Singapura) pada babak 32 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie menjadi andalan Indonesia dengan status unggulan ketiga. Jojo hanya berada di bawah Shi Yu Qi (China) dan Kunlavut Vitidsarn (Thailand).

Sementara itu, Alwi Farhan juga masuk daftar unggulan. Pebulutangkis berusia 21 tahun tersebut menempati unggulan ke-11.

Pada sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menyandang status unggulan. Putri KW menempati unggulan keenam.

Pebulutangkis berusia 24 tahun itu memiliki modal berharga setelah berhasil merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. Langkahnya kala itu terhenti di semifinal usai kalah dari Akane Yamaguchi (Jepang) dalam pertarungan tiga gim.

Dari sektor ganda putri, Indonesia memiliki dua pasangan unggulan. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menempati unggulan ke-12, sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berada tepat di bawahnya sebagai unggulan ke-13.

 

 


Target di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026

Dengan demikian, delapan unggulan Indonesia terdiri atas dua wakil tunggal putra, satu wakil tunggal putri, tiga pasangan ganda putra, dan dua pasangan ganda putri.

Sementara itu, tiga wakil Merah Putih yang tidak masuk daftar unggulan adalah Thalita Ramadhani Wiryawan di sektor tunggal putri, serta dua pasangan ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Indonesia datang ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 dengan tekad memperbaiki pencapaian pada edisi sebelumnya. Pada Kejuaraan Dunia 2025, Merah Putih hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu lewat Putri Kusuma Wardani.

Sementara itu, gelar juara dunia terakhir Indonesia masih dipegang pasangan legendaris Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menjadi kampiun pada Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Kini, harapan besar tertuju kepada para wakil Merah Putih untuk mengakhiri penantian panjang dan kembali mengibarkan bendera Indonesia di podium tertinggi Kejuaraan Dunia.

Sumber: Antara