Arsenal Incar Kapten Tottenham Cristian Romero, Spurs Langsung Pasang Tembok

Arsenal meminati Cristian Romero, namun Tottenham menutup pintu untuk rival sekota. Inter dan Atletico masih memburu; ada kesepakatan prinsip €40 juta.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 07 Agustus 2026, 15:38 WIB
Arsenal memecah kebuntuan lewat gol bunuh diri Cristian Romero pada menit ke-26 sehingga membuat tuan rumah unggul 1-0. (AP Photo/David Cliff)

Bola.com, Jakarta - Arsenal memburu tambahan bek tengah sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September, dan nama Cristian Romero masuk dalam radar. Menurut The Mirror, ketertarikan itu muncul meski sang pemain berstatus kapten Tottenham Hotspur.

Respons Spurs tegas: mereka tidak memiliki niat melepas Romero ke rival sekota dalam kondisi apa pun. Klub London Utara tersebut menilai kepindahan ke Emirates Stadium bukan opsi yang bisa dipertimbangkan.

Advertisement

Di sisi lain, kebutuhan bek tengah Arsenal meningkat setelah William Saliba mengalami cedera punggung saat Piala Dunia. Mikel Arteta tetap membutuhkan bek tengah berkaki kanan meski sudah memiliki Cristian Mosquera, Ben White, dan Jurrien Timber.

Minat terhadap Cristian Romero tidak hanya datang dari Arsenal. Atletico Madrid dan Inter Milan juga bergerak, dengan Inter mencapai kesepakatan prinsip senilai €40 juta (sekitar Rp822,7 miliar), sementara persyaratan pribadi pemain belum disepakati.


Tottenham Menutup Pintu untuk Arsenal

Bek Tottenham Hotspur asal Argentina bernomor punggung 17, Cristian Romero, melambaikan tangan kepada para penggemar saat meninggalkan lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Tottenham Hotspur di Turf Moor, Burnley, Inggris barat laut pada 24 Januari 2026. Pertandingan berakhir 2-2. (Oli SCARFF/AFP)

Tottenham baru mengetahui minat Arsenal dalam beberapa waktu terakhir dan langsung menolaknya. Rivalitas panjang London Utara membuat peluang transfer tersebut dinilai nyaris mustahil terwujud.

Perpindahan langsung antar-rival sekota sangat jarang terjadi. William Gallas menjadi pemain terakhir yang berpindah langsung dari Arsenal ke Tottenham pada 2010 setelah kontraknya berakhir.

Lebih jauh ke belakang, Sol Campbell membuat langkah yang lebih kontroversial ketika bergabung dengan Arsenal pada 2001. Kepindahan itu masih dikenang sebagai salah satu transfer paling panas dalam sejarah rivalitas London Utara.


Kebutuhan Bek Tengah Arsenal dan Profil Romero

Kiper Arsenal, David Raya berusaha mementahkan bola hasil sundulan pemain Tottenham Hotspur, Cristian Romero pada laga lanjutan Liga Inggris 2023/2024 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris, 28 April 2024. (AFP/Ben Stansall)

Cedera punggung Saliba mendorong Arsenal menambah kedalaman di jantung pertahanan. Meski memiliki Mosquera, White, dan Timber, kebutuhan akan bek tengah berkaki kanan tetap menjadi prioritas utama.

Romero masuk daftar karena pengalaman dan kapasitas kepemimpinan yang ia miliki. Ia juga baru dipercaya menjadi kapten Spurs pada musim panas tahun lalu setelah kepergian Son Heung-min.

Tottenham memandang bek berusia 28 tahun itu sebagai bagian penting dari rencana tim. Oleh karena itu, melepasnya ke Emirates bukan langkah yang diinginkan klub.


Inter Milan dan Atletico Madrid Ikut Memburu

Pemain Argentina Cristian Romero mencetak gol pertama timnya mereka selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Mike Stewart)

Inter sudah mencapai kesepakatan prinsip dengan Tottenham bernilai €40 juta (sekitar Rp822,7 miliar). Akan tetapi, kesepakatan personal dengan pemain asal Argentina itu belum tercapai.

Atletico Madrid menyiapkan tawaran baru setelah kembali menghidupkan minat mereka dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini membuat masa depan Romero terus dipantau menjelang penutupan bursa transfer.

"Ini jelas merupakan transfer yang sedang kami usahakan bersama pemain dan klub. Hal-hal seperti ini membutuhkan waktu, tetapi memang ada ketertarikan. Kita lihat saja nanti."

"Saya berkirim pesan dengan Cuti kemarin untuk menyusun rencana saat dia kembali ke London."

"(Saya tidak tahu soal) bursa transfer. Itu bukan pekerjaan saya. Saya tahu ada banyak solusi di bursa transfer," lanjut De Zerbi.

Sumber: The Mirror

Berita Terkait