Bola.com, Jakarta - Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengungkapkan satu di antara fokus utamanya adalah membangun budaya yang kuat di dalam ruang ganti.
Menurutnya, fondasi tersebut menjadi elemen penting untuk mendukung performa saat menghadapi persaingan sepanjang musim.
Alonso mengungkapkannya dalam konferensi pers menjelang pramusim melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (8-8-2026).
Dia mendapat pertanyaan mengenai mentalitas dan budaya yang ingin dibangun bersama Chelsea, Jumat hari ini.
Mantan pelatih Real Madrid itu ingin menciptakan semangat kebersamaan yang kuat di dalam tim. Baginya, keadaan tersebut tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses yang dilakukan setiap hari.
"Kami ingin memiliki semangat tim yang luar biasa," ujar Alonso.
Budaya yang Sehat
Menurut Alonso, budaya yang sehat di lingkungan Chelsea akan membantu para pemain menghadapi momen-momen kompetitif dengan kondisi yang lebih siap. Situasi itu juga akan memperkuat rasa kebersamaan di antara seluruh anggota tim berjuluk The Blues itu.
"Hal itu dibangun setiap hari melalui budaya yang baik di dalam tim karena ketika momen untuk bersaing datang, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki kebersamaan itu," kata Alonso.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menilai hubungan yang kuat antara pemain, staf pelatih, dan seluruh elemen di sekitar Chelsea menjadi bagian penting dalam proses perkembangan. Dia ingin setiap individu memiliki tujuan yang sama untuk terus berkembang.
"Kepercayaan dan ikatan antara para pemain, staf, serta semua orang yang berada di sekitar tim harus terus berkembang dan menjadi lebih baik," tutur Alonso.
Peran Xabi Alonso
Selain membangun budaya, Alonso menegaskan perannya sebagai pelatih untuk membantu pemain mengeluarkan kemampuan terbaik. Dia berupaya memberikan dorongan agar setiap pemain dapat tampil semaksimal mungkin di lapangan.
"Saya akan berusaha membantu dari sisi saya sendiri, mendorong para pemain agar mereka bisa tampil sebaik mungkin dan membantu mereka berkembang," ucap Alonso.
Alonso mengakui konsep seperti kebersamaan, kepercayaan, dan budaya positif sering kali terdengar sebagai keadaan yang umum dalam sepak bola.
Akan tetapi, menurutnya, nilai-nilai tersebut hanya akan memberikan dampak apabila diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.
"Ini mungkin terdengar seperti kata-kata yang biasa diucapkan, tetapi maknanya sangat besar jika benar-benar diterapkan setiap hari, mulai dari hal yang paling sederhana hingga yang lebih rumit," jelas Alonso.
Rasa Percaya Diri
Pelatih berusia 44 tahun itu juga menegaskan bahwa tugas seorang pelatih tidak hanya berkaitan dengan aspek taktik.
Membangun rasa percaya diri pemain dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan tim sama pentingnya dengan strategi di lapangan.
"Selain aspek taktis, saya ingin para pemain merasa sepercaya diri mungkin. Menciptakan budaya yang baik adalah hal yang mendasar. Anda akan merasa lebih baik ketika bertanding jika sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik," tegas Alonso.