Frenkie De Jong Tolak Operasi, Barcelona Mulai Frustrasi

Barcelona frustrasi karena Frenkie de Jong menolak operasi; klub butuh kepastian pemulihan jelang musim baru.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 09 Agustus 2026, 16:31 WIB
Pemain Barcelona Frenkie de Jong (kiri) berduel memperebutkan bola dengan pemain Real Madrid Gonzalo Garcia pada laga final Supercopa de Espana/Piala Super Spanyol antara Barcelona vs Real Madrid di Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Bola.com, Jakarta - Barcelona menghadapi masalah serius di lini tengah jelang musim baru. Frenkie de Jong, salah satu pemain penting, masih absen karena cedera yang dialaminya saat Piala Dunia dan memilih melanjutkan perawatan konservatif.

Keputusan tersebut memunculkan ketegangan internal. Klub menilai operasi bisa memberi kepastian waktu pemulihan, sementara De Jong tetap yakin jalur non-bedah masih tepat.

Advertisement

Menurut Diario SPORT, Barcelona mulai frustrasi karena perkembangan dari metode konservatif belum sesuai harapan. Perbedaan pandangan ini kian terasa mendekati persiapan kompetitif tim.

Lebih dari enam minggu telah berlalu sejak De Jong menyelesaikan Piala Dunia pada 30 Juni. Barcelona menilai proses pemulihan konservatif belum menunjukkan hasil yang memuaskan.

De Jong berpendapat masa pemulihan empat minggu baru seharusnya dihitung setelah dirinya kembali berlatih. Barcelona melihat persoalan berbeda karena sang pemain dinilai sudah menjalani program rehabilitasi sebelumnya.

Karena itu, klub mulai mendorong operasi sebagai solusi. Menurut Diario SPORT, dorongan ini muncul karena klub ingin kejelasan durasi pemulihan untuk memastikan kesiapan skuad secara menyeluruh.


Dampak ke Rencana Barcelona Jelang Musim Baru

Frenkie de Jong (Barcelona) dan Pedro Diaz (Rayo) berduel merebut bola dalam laga La Liga Spanyol di Vallecas stadium, Madrid, 31 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Barcelona membutuhkan kepastian mengenai durasi pemulihan agar Hansi Flick dapat menyusun rencana skuad. Tanpa timeline yang jelas, penataan menit bermain dan komposisi gelandang menjadi isu mendesak.

Absennya dalam waktu panjang dapat memengaruhi perencanaan skuad sekaligus pendaftaran pemain. Skenario ini menuntut penyesuaian strategi di bursa dan komposisi tim inti.

Barcelona juga berpotensi mendapatkan ruang anggaran jika De Jong absen lama. Situasi lini tengah bisa semakin berubah apabila Rodri benar-benar bergabung dari Manchester City, meski kesepakatan belum tercapai.


Latar Cedera De Jong dan Keraguan Klub

Frenkie de Jong dikawal oleh David Moses dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026. (AP Photo/Petr David Josek)

De Jong terakhir kali tampil penuh untuk Barcelona pada Februari sebelum menjalani penanganan fisik secara hati-hati. Bersama Belanda, ia kemudian selalu menjadi starter hingga negaranya tersingkir dari Piala Dunia.

De Jong kemudian mengklaim tim medis Belanda salah menilai tingkat keparahan cederanya. Barcelona tetap memiliki keraguan mengenai proses penanganan tersebut dan menilai evaluasi perlu lebih tegas.

Kekhawatiran tersebut juga berkaitan dengan pengalaman musim lalu. Barcelona merasa kondisi De Jong saat itu ditangani dengan mempertimbangkan keinginannya tampil di Piala Dunia, sehingga kini klub mendorong kepastian langkah medis untuk menghindari ketidakjelasan berlarut.

Berita Terkait