Bilal Hasan Amankan Kontrak UFC, Susul Jeka Saragih

Bilal Hasan meraih kontrak UFC lewat DWCS Musim 10 Pekan 1 usai TKO 45 detik atas Mridul Saikia. Dana White memuji dan menyebutnya unggulan terbesar.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 12 Agustus 2026, 14:48 WIB
Bilal Hasan (Instagram)

Bola.com, Jakarta - Bilal Hasan resmi mengamankan kontrak Ultimate Fighting Championship (UFC) setelah tampil dominan di Dana White's Contender Series (DWCS) Musim 10, Pekan 1. Petarung asal Indonesia itu menang TKO hanya dalam 45 detik, torehan yang langsung mengantar namanya ke organisasi MMA paling bergengsi di dunia.

Dengan pencapaian ini, Bilal menjadi petarung Indonesia kedua yang menembus UFC, mengikuti jejak Jeka Saragih yang lebih dulu mendapat kesepakatan pada Februari 2023 melalui turnamen Road to UFC.

Advertisement

Di laga penentu DWCS tersebut, Bilal menghadapi Mridul Saikia dari India. Ia datang membawa misi pribadi untuk "membalas kekalahan Jeka Saragih dari petarung India," yang ia anggap sebagai pertarungan harga diri antara kedua negara.

Penampilan eksplosif Bilal juga mendapat sorotan langsung dari pucuk pimpinan UFC. Respons positif itu membuat publik menantikan debut resminya di oktagon dalam waktu dekat.


Jalur DWCS: TKO 45 Detik dan Kronologi Laga

Kemenangan cepat Bilal atas Mridul Saikia terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, waktu Indonesia, pada DWCS Musim 10, Pekan 1. Sejak awal, ia menargetkan kaki kiri lawan dengan tendangan rendah untuk membuka celah.

Saat Saikia mencoba membalas, Bilal membaca momentum dan melepaskan pukulan overhand kanan bertenaga yang membuat lawannya terjatuh seketika.

Tidak menyia-nyiakan situasi, Bilal melanjutkan dengan ground strikes bertubi-tubi. Wasit Herb Dean kemudian menghentikan pertarungan, mengesahkan kemenangan TKO hanya dalam 45 detik.

Hasil ini memperpanjang catatan profesionalnya menjadi 9-0, dengan satu no contest. Dari sembilan kemenangan tersebut, delapan diraih melalui stoppage.


Sambutan Dana White dan Status Unggulan di Contender Series

Bilal Hasan

Presiden dan CEO UFC, Dana White, secara langsung menyampaikan kekagumannya terhadap performa Bilal di malam itu. "Saya sangat terkesan dengan Anda. Saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan untuk Anda. Dan ya, saya tidak sabar untuk melihat pertarungan pertama Anda di UFC. Selamat datang," ujar White.

White juga menyoroti bagaimana Bilal menjawab ekspektasi yang menyelimuti namanya di DWCS. Ia menyebut Bilal sebagai "unggulan terbesar dalam sejarah Contender Series dalam 10 tahun."

Pujian dari White tersebut menegaskan posisi Bilal sebagai prospek yang patut diperhitungkan jelang debutnya di UFC.


Profil ‘The Indo Ninja’ dan Rekor Profesional

Bilal Hasan, yang dijuluki "The Indo Ninja," lahir di Oahu, Hawaii, sebelum pindah ke Washington pada usia 10 tahun. Latar belakang multikultural ini mungkin turut membentuk gaya bertarungnya yang dinamis dan adaptif.

Sejak muda, Bilal menunjukkan bakat menonjol di berbagai disiplin bela diri, fondasi yang kemudian menjadi kekuatan dalam karier MMA profesionalnya. Dedikasi dan kerja keras di sasana mempertegas reputasinya sebagai prospek berbahaya.

Rekornya kini berdiri di 9-0, dengan satu no contest. Delapan dari kemenangannya berakhir via stoppage, cerminan efektivitas penyelesaian yang ia bawa ke tiap pertarungan.


Dampak untuk MMA Indonesia dan Debut di UFC

Kesuksesan Bilal di DWCS bukan sekadar pencapaian pribadi. Bersama Jeka Saragih, kehadirannya di UFC menjadi penanda kemajuan petarung Indonesia di panggung global.

Pencapaian ini memperlihatkan bahwa dengan talenta, disiplin, dan kesempatan yang tepat, atlet dari tanah air mampu bersaing di level tertinggi. Efek domino yang diharapkan adalah meningkatnya minat publik serta tumbuhnya generasi baru petarung MMA Indonesia.

Publik kini menantikan debut Bilal di oktagon UFC. Dengan modal kemenangan TKO 45 detik dan pengakuan langsung dari Dana White, ekspektasi terhadap langkah selanjutnya tetap tinggi.

Berita Terkait