Bola.com, Jakarta - Manchester United menutup rangkaian pramusim dengan gelar Boyle Sports Cup 2026 setelah menaklukkan Leeds United lewat adu penalti 5-4. Pertandingan final berakhir 1-1 di waktu normal sebelum ditentukan lewat titik putih. Setan Merah mengangkat trofi usai duel puncak yang berlangsung dramatis.
Partai final turnamen pramusim tersebut dimainkan pada Rabu, 12 Agustus 2026 atau Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Laga berlangsung di Dublin, Irlandia, dan menghadirkan persaingan ketat dua tim Inggris. Kedua kubu saling berjuang keras sepanjang 90 menit.
Duel rival sengit itu tidak menghasilkan pemenang di waktu normal, sehingga laga berlanjut ke babak tos-tosan. Manchester United menunjukkan ketangguhan mental saat momen penentuan. Akurasi dan ketenangan menjadi pembeda di fase akhir pertandingan.
Sebelumnya, Manchester United juga merebut trofi Snapdragon Cup pada agenda pramusim. Mereka menang 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga tersebut. Gelar di Dublin menambah koleksi trofi Manchester United pada periode ini.
Final Boyle Sports Cup 2026 di Dublin
Puncak Boyle Sports Cup 2026 digelar di Dublin, Irlandia. Kick-off jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026 atau Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Atmosfer final terasa sejak menit awal.
Pertemuan Manchester United dan Leeds United mempertontonkan tensi tinggi khas rivalitas. Permainan ketat membuat ruang dan peluang tidak mudah tercipta. Disiplin kedua tim terjaga hingga peluit turun minum.
Skor tetap imbang hingga laga mendekati akhir. Upaya dari kedua sisi belum mengubah angka di papan skor. Keputusan pemenang pun harus menunggu babak adu penalti.
Bagi Manchester United, partai ini melanjutkan tren positif di pramusim. Kepercayaan diri mereka terbangun usai trofi sebelumnya. Hasil di Dublin menjadi validasi atas momentum yang terjaga.
Jalannya Pertandingan: Zirkzee Cetak Gol, Aaronson Menyamakan
Manchester United membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui Joshua Zirkzee. Penyerang tersebut menyambar bola kiriman Bryan Mbeumo. Umpan datang setelah Mbeumo lebih dulu melewati kawalan pemain Leeds United.
Leeds United merespons cepat untuk mengubah keadaan. Brenden Aaronson menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di area kotak penalti. Ia memanfaatkan umpan sundulan Dan James dengan penyelesaian yang tepat.
Tendangan Aaronson tidak mampu dihalau kiper Manchester United, Senne Lammens. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Kedudukan tersebut juga tidak berubah sampai peluit panjang waktu normal.
Paruh kedua berjalan tetap rapat dan penuh kehati-hatian. Lini belakang kedua tim berfungsi efektif membatasi ancaman. Laga berlanjut ke penentuan dari titik putih.
Adu Penalti: Mazraoui Menjadi Penentu
Dengan skor 1-1 sampai akhir, pemenang ditentukan lewat adu penalti. Beberapa eksekutor dari kedua tim gagal menjalankan tugas. Margin kecil di babak ini sangat menentukan hasil akhir.
Dari kubu Manchester United, Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penaltinya. Di pihak Leeds United, tendangan Harry Wilson digagalkan kiper Manchester United, Dermot Mee. Selain itu, sepakan James Justin membentur mistar gawang.
Kepastian gelar untuk Manchester United hadir lewat eksekusi Noussair Mazraoui. Bek asal Maroko itu sukses dari titik putih untuk menutup babak tos-tosan. Skor akhir 5-4 pada adu penalti mengantar Setan Merah menjadi juara.
Kemenangan ini mengakhiri malam di Dublin dengan trofi dalam genggaman Manchester United. Mental dan ketenangan menjadi modal utama saat momen krusial. The Whites harus mengakui ketangguhan lawan pada babak penentuan.