Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: An Se-young Rebut Emas, Prancis Borong 2 Gelar

Dua favorit China tumbang di final Kejuaraan Dunia BWF 2026. An Se-young jadi satu-satunya nomor satu dunia yang juara dengan Prancis ukir sejarah.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 23 Agustus 2026, 20:37 WIB
Tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, rebut medali emas Kejuaraan Dunia BWF 2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kejutan mewarnai partai puncak Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Arena, Minggu (23/8/2026). Dua favorit asal China gagal naik ke podium tertinggi.

Ganda putri Liu Sheng Shu/Tan Ning dan ganda campuran Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping tumbang dari lawan masing-masing. Hasil tersebut sekaligus membuat hanya ada satu peringkat satu dunia yang menjadi juara.

Advertisement

Satu-satunya kampiun berstatus nomor satu dunia adalah An Se-young dari Korea Selatan, yang menundukkan Akane Yamaguchi. Ini adalah gelar keduanya sepanjang sejarah.

Di sisi lain, Prancis mencatat sejarah lewat keberhasilan Thom Gicquel/Delphine Delrue dan Alex Lanier, sementara China tetap bertitel berkat pasangan ganda putra Liang Wei Keng/Wang Chang.


Rekap Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Liang Wei Keng/Wang Chang. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Final Kejuaraan Dunia BWF 2026 menghadirkan dua hasil di luar prediksi. Unggulan ganda campuran China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, takluk dari duet Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue melalui pertarungan tiga gim.

Di nomor ganda putri, favorit Liu Sheng Shu/Tan Ning juga gagal setelah dihentikan pasangan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee, dua gim langsung. Kedua hasil ini memastikan tak semua unggulan teratas mampu menuntaskan misi pada laga pamungkas.

Nomor tunggal putra dan ganda putra berakhir tegas. Alex Lanier menaklukkan Kodai Naraoka dua gim, sementara China mengamankan gelar melalui Liang Wei Keng/Wang Chang yang menundukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

  • Ganda Campuran: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) 20-22, 21-19, 15-21
  • Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan) 15-21, 15-21
  • Tunggal Putra: Kodai Naraoka (Jepang) vs Alex Lanier (Prancis) 11-21, 11-21
  • Tunggal Putri: An Se-young (Korea Selatan) vs Akane Yamaguchi (Jepang) 21-17, 21-14
  • Ganda Putra: Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China) 17-21, 16-21

Prancis Ukir Sejarah Lewat Lanier dan Gicquel/Delrue

Kejutan terbesar datang dari Prancis. Feng/Huang tumbang dari pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue, lalu Alex Lanier melengkapi hari bersejarah tersebut dengan merebut tunggal putra. Prancis mencatat sejarah dengan merebut gelar pertama Kejuaraan Dunia BWF pada tahun ini.

Di partai ganda campuran, Gicquel/Delrue menang 21-15 pada gim penutup setelah sebelumnya mengambil gim pembuka 22-20 dan kalah 19-21 di gim kedua. Kemenangan atas favorit asal China itu mengantar Prancis ke panggung juara.

Alex Lanier tampil efektif di nomor tunggal putra. Ia mengatasi wakil Jepang, Kodai Naraoka, dengan skor identik 21-11, 21-11 untuk memastikan tambahan gelar bagi Prancis pada edisi 2026.


China Tetap Bertitel, An Se-young Satu-Satunya Nomor Satu Dunia Juara

Meski dua favoritnya tumbang, China tetap meraih emas lewat ganda putra Liang Wei Keng/Wang Chang. Capaian mereka menjaga tradisi panjang Negeri Tirai Bambu pada Kejuaraan Dunia BWF.

China setidaknya merebut satu titel pada kompetisi tahunan paling bergengsi tersebut sejak edisi 1980. Di final tahun ini, Liang/Wang menang 21-17, 21-16 atas pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Di tunggal putri, An Se-young menegaskan statusnya sebagai satu-satunya peringkat satu dunia yang sukses juara. Ia mengatasi Akane Yamaguchi 21-17, 21-14. Ini adalah gelar keduanya sepanjang sejarah.

Berita Terkait