Maresca Bongkar Alasan Mainkan Marc Guehi Sebagai Gelandang: Jadi Solusi Man City

Enzo Maresca membongkar alasan memainkan Marc Guehi sebagai gelandang: Jadi Solusi Man City.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 24 Agustus 2026, 06:15 WIB
Marc Guehi merayakan gol pertama Manchester City bersama Antoine Semenyo saat menghadapi Bournemouth di Stadion Etihad, Inggris, 23 Agustus 2026. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Manchester - Manchester City mengawali era baru bersama Enzo Maresca dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Bournemouth pada pekan perdana Premier League 2026/2027 di Etihad Stadium, Minggu (23/8/2026).

Kemenangan tersebut terasa spesial karena City sempat berada dalam posisi sulit. Marc Guehi dan Josko Gvardiol menjadi pahlawan lewat gol-gol telat yang memastikan The Citizens mengamankan tiga poin di kandang.

Advertisement

Salah satu keputusan Maresca yang paling mencuri perhatian adalah menempatkan Guehi sebagai gelandang. Bek yang baru bergabung dari Crystal Palace itu tampil bersama Nico O'Reilly dan rekrutan anyar Elliot Anderson di lini tengah.

Maresca mengakui keputusan tersebut tidak sepenuhnya dirancang sejak awal. Kondisi skuad membuatnya harus mencari solusi alternatif.

"Saya sudah mengenal Marc sejak di Crystal Palace dan selalu berpikir dia bisa bermain sebagai gelandang karena kemampuannya sangat bagus," ujar Maresca.

 


Kondisi Pemain Belum Ideal

Menurutnya, Guehi sempat dicoba sebagai bek tengah yang bergerak maju sebelum akhirnya dimainkan lebih jauh ke depan dalam sesi latihan terakhir.

"Saya pikir dia tampil cukup baik. Hal bagusnya, sekarang dia memberi kami solusi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," lanjutnya.

Maresca juga menjelaskan bahwa sejumlah pemain baru City belum berada dalam kondisi ideal karena baru bergabung sekitar 10 hari sebelum pertandingan.

Erling Haaland, Elliot Anderson, Guehi, dan Nico O'Reilly termasuk pemain yang masih beradaptasi dengan persiapan tim. Meski demikian, Maresca memberikan apresiasi atas kontribusi mereka dalam kemenangan atas Bournemouth.

"Situasinya memang sulit karena beberapa pemain baru datang sangat terlambat. Bagi mereka, ini hampir seperti masih pramusim. Namun, mereka memberikan usaha yang luar biasa untuk membantu tim," kata Maresca.


Catatan Menarik

Bek Manchester City asal Kroasia, Josko Gvardiol, merayakan gol bersama rekan setimnya setelah tinjauan VAR mengesahkan golnya pada laga Premier League melawan Bournemouth di Stadion Etihad, Manchester, 23 Agustus 2026. (Darren Staples/AFP)

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Maresca dalam membangun Manchester City setelah menggantikan Pep Guardiola.

Eks pelatih Chelsea tersebut kini memiliki opsi tambahan untuk mengoptimalkan komposisi skuadnya, termasuk memanfaatkan Guehi di posisi yang berbeda.

Selain itu, City membuat catatan menarik pada laga pembuka Premier League 2026/2027. Pep Guardiola menurunkan starting XI dengan rata-rata usia 25 tahun 28 hari.

Menurut catatan statistik pertandingan, komposisi tersebut menjadi starting XI termuda Manchester City dalam laga pembuka musim Premier League sejak 2008/2009.

Saat itu, City di bawah asuhan Mark Hughes menurunkan tim dengan rata-rata usia hanya 22 tahun 360 hari.

Catatan ini menunjukkan keberanian City mengandalkan pemain-pemain muda untuk mengawali perjalanan mereka di musim baru.

Sumber: Sky, Opta

Berita Terkait